← Beranda
Bintang Muda Barcelona Roony Bardghji Dicoret dari Timnas Swedia di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
Andre Rizal HanafiRabu, 20 Mei 2026 | 14.30 WIB
Timnas Swedia coret Roony Bardghji dari skuad Piala Dunia 2026 di bawah Graham Potter. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Kejutan datang dari Timnas Swedia menjelang Piala Dunia 2026. Nama Roony Bardghji, winger muda yang kini memperkuat Barcelona, dipastikan tidak masuk dalam daftar akhir skuad asuhan Graham Potter untuk turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat.

Keputusan tersebut langsung memancing perhatian publik sepak bola Eropa. Sebab, Bardghji sebelumnya masih menjadi bagian dari tim Swedia pada agenda FIFA Matchday Maret lalu.

Banyak yang memperkirakan pemain 20 tahun itu bakal mendapat tempat di skuad Piala Dunia karena performanya yang terus berkembang dalam dua musim terakhir.

Baca Juga: Tiket Tembus Rp 700 Juta! Fans Arsenal Rela Rogoh Kocek Fantastis Demi Saksikan The Gunners Juara Liga Inggris

Namun situasi berubah cukup cepat. Dalam jeda internasional terakhir, Bardghji sama sekali tidak dimainkan saat Swedia menghadapi Polandia.

Padahal namanya tetap masuk daftar pemain cadangan. Kondisi itu disebut membuat sang pemain kecewa karena merasa layak mendapat kesempatan tampil.

Kekecewaan tersebut kabarnya berlanjut setelah pertandingan selesai. Bardghji disebut sempat meminta penjelasan langsung kepada staf pelatih mengenai alasan dirinya tidak diberi menit bermain. Dari pihak pelatih, keputusan itu disebut murni faktor teknis dan kebutuhan tim.

Baca Juga: Gagal Juara Liga Jepang, Machida Zelvia Tetap Amankan Tiket Kompetisi Asia Musim Depan

Akan tetapi, masalah ternyata tidak berhenti sampai di situ. Beberapa laporan dari media Swedia menyebut suasana di internal tim mulai terasa kurang nyaman ketika skuad mengadakan makan malam bersama usai memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.

Dalam momen yang seharusnya menjadi perayaan, Bardghji disebut menunjukkan ekspresi kecewa dan beberapa kali melontarkan keluhan di depan rekan-rekannya. Sikap tersebut kemudian menjadi perhatian khusus bagi Graham Potter.

Pelatih asal Inggris itu dikabarkan menilai Bardghji terlalu fokus pada situasi pribadinya dibanding kepentingan tim secara keseluruhan. Potter pun akhirnya memilih tidak memasukkan nama sang pemain ke daftar akhir 26 pemain yang dibawa ke Piala Dunia.

Keputusan itu memang cukup berat. Dari sisi kualitas, Bardghji tetap dianggap sebagai salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki Swedia saat ini.

Kecepatan, kreativitas, dan kemampuan duel satu lawan satu membuatnya sempat digadang-gadang menjadi bagian penting regenerasi tim nasional. Namun Potter tampaknya ingin membangun skuad yang solid secara permainan maupun hubungan antarpemain di ruang ganti.

Faktor chemistry disebut menjadi salah satu prioritas utama jelang turnamen sebesar Piala Dunia. Situasi ini juga memunculkan perdebatan di kalangan suporter Swedia. Ada yang mendukung langkah tegas Potter demi menjaga keharmonisan tim.

Baca Juga: Persib Bandung Kembali Diperkuat Barba dan Guaycochea, Marc Klok Absen Lawan Persijap

Tetapi tidak sedikit pula yang menilai keputusan tersebut terlalu berisiko karena Swedia kehilangan salah satu pemain muda paling berbakat mereka.

Di sisi lain, Bardghji sebenarnya masih memiliki hubungan dengan Kuwait karena lahir di negara tersebut. Meski begitu, peluang berganti tim nasional kemungkinan sulit terjadi lantaran ia sudah mencatat penampilan bersama tim senior Swedia.

Kini Bardghji harus menerima kenyataan pahit gagal tampil di Piala Dunia 2026. Meski begitu, usianya masih sangat muda dan peluang untuk bangkit tentu masih terbuka lebar.

Baca Juga: Persib Selangkah Lagi Juara, Beckham Putra Ajak Bobotoh Kibarkan Bendera di Rumah

Pengalaman ini bisa menjadi pelajaran penting dalam perjalanan karirnya, terutama soal bagaimana menjaga sikap dan hubungan di dalam sebuah tim.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah