← Beranda
Iran Khawatir Dapat Perlakuan Tak Menyenangkan di AS! FIFA Diminta Beri Kepastian Jelang Piala Dunia 2026
Andre Rizal Hanafi• Kamis, 7 Mei 2026 | 04.13 WIB
Timnas Iran. (Istimewa)

JawaPos.com - Ketegangan jelang Piala Dunia 2026 mulai terasa, bahkan sebelum bola pertama ditendang. Timnas Iran menjadi salah satu sorotan setelah federasi sepak bola mereka secara terbuka meminta jaminan dari FIFA terkait keamanan dan perlakuan selama turnamen berlangsung di Amerika Serikat.

Permintaan ini disampaikan langsung oleh Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj. Ia menegaskan bahwa negaranya ingin memastikan tidak ada tindakan yang dianggap merendahkan, khususnya terhadap institusi resmi dan militer Iran.

Menurut Taj, pengalaman sebelumnya menjadi alasan utama munculnya kekhawatiran tersebut. Ia tidak ingin kejadian serupa terulang saat Iran ambil bagian di panggung sepak bola terbesar dunia.

“Kami membutuhkan jaminan yang jelas agar bisa berpartisipasi dengan tenang,” ujar Taj dalam keterangannya kepada media dikutip dari marca.com.

Isu ini pun dipastikan akan dibahas dalam pertemuan dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam waktu dekat. Iran berharap FIFA bisa menjadi penengah sekaligus memberikan kepastian terkait perlindungan terhadap seluruh delegasi mereka.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Makin Dekat Timnas Australia Gelar Kamp Pelatihan, 8 Pemain Sudah Bergabung

Kekhawatiran di Luar Lapangan

Berbeda dari persiapan tim lain yang fokus pada taktik dan komposisi pemain, Iran justru menghadapi tantangan di luar lapangan.

Taj menegaskan bahwa timnya tidak akan keberatan tampil di Piala Dunia, selama tidak ada tindakan yang dianggap sebagai “penghinaan”.

Ia bahkan memberi sinyal tegas bahwa Iran bisa mengambil langkah drastis jika situasi tidak kondusif, termasuk kemungkinan menarik diri dari turnamen.

Situasi ini tidak lepas dari hubungan politik yang masih sensitif antara Iran dan Amerika Serikat. Meski kedua negara saat ini berada dalam masa gencatan senjata, ketegangan yang pernah terjadi tetap menyisakan kekhawatiran.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menyatakan bahwa para pemain Iran dipastikan dapat memasuki wilayah AS tanpa hambatan.

Namun, kebijakan berbeda kemungkinan berlaku bagi sejumlah staf yang memiliki keterkaitan dengan pihak tertentu.

Baca Juga: Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Profil Pelatih dan Pemain yang Diandalkan

Terlepas dari dinamika tersebut, Iran tetap menjadi salah satu tim yang lolos ke Piala Dunia 2026 dengan performa impresif. Mereka berhasil keluar sebagai juara Grup A di babak kualifikasi zona Asia.

Di putaran final nanti, Iran tergabung di Grup G bersama tim-tim kuat seperti Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Persaingan dipastikan tidak mudah, namun Iran diyakini memiliki peluang untuk bersaing.

Laga-laga fase grup sendiri dijadwalkan berlangsung di sejumlah kota di Amerika Serikat, termasuk Santa Clara dan Seattle. Ini akan menjadi ujian bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga mental bagi para pemain.

Dengan situasi yang berkembang, perhatian kini tertuju pada langkah FIFA dalam merespons permintaan Iran.

Keputusan yang diambil bukan hanya berdampak bagi satu tim, tetapi juga citra turnamen secara keseluruhan.

EDITOR: Banu Adikara