JawaPos.com–Kabar menarik datang dari dunia sepak bola internasional. FIFA resmi memastikan bahwa final Piala Dunia FIFA 2026 akan menghadirkan sesuatu yang berbeda dari edisi sebelumnya.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, laga puncak Piala Dunia akan disertai pertunjukan musik di jeda pertandingan atau halftime show. Presiden FIFA Gianni Infantino dikutip dari marca.com mengumumkan bahwa band asal Inggris Coldplay menjadi penampil pertama yang dikonfirmasi.
Grup yang digawangi Chris Martin itu akan mengisi panggung pada momen jeda babak final, yang selama ini hanya diisi dengan aktivitas teknis pertandingan. Langkah ini menjadi gebrakan baru dari FIFA dalam upaya meningkatkan daya tarik turnamen paling bergengsi di dunia tersebut.
Baca Juga: Prediksi Skor Juventus vs Bologna: Laga Krusial Penentu Nasib di Papan Atas Serie A
Format halftime show bukan hal baru di dunia olahraga, khususnya di Amerika Serikat. Ajang seperti Super Bowl dikenal dengan pertunjukan musik spektakuler.
Konsep ini sebelumnya telah diuji coba pada final Piala Dunia Antarklub 2025. Saat itu, sejumlah musisi ternama seperti J Balvin, Doja Cat, Tems, hingga Coldplay sukses memeriahkan acara.
Respons positif dari publik menjadi salah satu alasan FIFA mengadopsi format serupa untuk Piala Dunia 2026. Infantino menyebut bahwa penampilan Coldplay hanyalah permulaan. Akan ada sejumlah artis internasional lain yang turut meramaikan panggung.
Baca Juga: Chelsea vs Manchester United: Duel Panas Penentu Nasib di Zona Liga Champions
Meski belum mengungkap nama-namanya, FIFA menjanjikan pertunjukan dengan skala besar yang belum pernah ada sebelumnya. Tak hanya dari dunia musik, FIFA juga berencana menghadirkan tokoh-tokoh terkenal dari cabang olahraga lain. Nama-nama seperti Tom Brady dan Shaquille O'Neal disebut berpotensi ikut ambil bagian dalam memeriahkan turnamen.
Piala Dunia 2026 disiapkan menjadi edisi yang berbeda. Selain menghadirkan halftime show di final, turnamen ini juga akan diikuti 48 tim, jumlah terbanyak sepanjang sejarah.
Penambahan peserta ini diharapkan membuat persaingan semakin ketat sekaligus memberi kesempatan lebih luas bagi negara-negara untuk tampil di panggung dunia.
Turnamen tersebut akan digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dengan cakupan wilayah yang luas dan fasilitas modern, penyelenggaraan Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu yang paling meriah.
Kehadiran Coldplay di partai final jelas menambah daya tarik tersendiri. Tidak hanya bagi pecinta sepak bola, tetapi juga penggemar musik di seluruh dunia.
Kombinasi antara pertandingan kelas dunia dan hiburan berkualitas tinggi diyakini akan menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton. Publik menantikan kejutan lain dari FIFA, termasuk siapa saja artis tambahan yang akan tampil. Satu hal yang pasti, final Piala Dunia 2026 tidak hanya akan dikenang karena sepak bolanya, tetapi juga karena pertunjukan hiburan.
Baca Juga: Nasib di Ujung Tanduk, Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal AFF 2026