← Beranda
Potong Anggaran MBG untuk Pendidikan, Pengamat Yakin Kuliah di PTN Gratis Sangat Mungkin
Tazkia Royyan Hikmatiar• Jumat, 25 September 2026 | 02.57 WIB
Ilustrasi petugas SPPG sedang menyiapkan menu MBG. (Dok/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Pengamat Pendidikan, Darmaningtyas menyebut rencana menggratiskan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sangat mungkin dengan mengambil sebagian anggaran dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut hitungannya, dengan asumsi 10 juta mahasiswa, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 110 triliun untuk menggratiskan PTN.

"Bayangkan sekarang yang di anggaran pendidikan yang dipakai untuk MBG itu Rp 235 triliun. Berarti kalau dana MBG itu dipotong Rp 110 triliun, dialihkan untuk menggratiskan pendidikan tinggi, bisa jadi," ujar Darmaningtyas dalam diskusi bersama media, Kamis (24/9).

Dengan begitu, menurutnya wacana menggratiskan kuliah di PTN sangat mungkin. Hanya political will dari pemerintah saja yang menjadi pertanyaan.

"Jadi masalahnya sekarang pemerintah mau enggak konsisten mengembalikan anggaran pendidikan itu untuk pendidikan, bukan untuk MBG," tegasnya.

Dengan memotong anggaran fantastis dari MBG itu, kata Darmaningtyas, jangankan menggratiskan PTN, kesejahteraan guru dan dosen pun dapat ditingkatkan.

"Peningkatan kesejahteraan guru dan dosen sangat mungkin. Revitalisasi sekolah-sekolah yang ambruk juga sangat mungkin," ucapnya.

Jika sejak awal jika pemerintah serius dengan pendidikan, ia menegaskan bahwa seharusnya amanat konsitutsi untuk mengalokasikan 20 persen anggaran APBN untuk pendidikan dilaksanakan.

"Kalau anggaran (APBN) Rp 800 triliun lebih itu dialokasikan ke sini, maka kita bisa menggratiskan pendidikan dari SD sampai perguruan tinggi," tandas Darmaningtyas.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) serius menyiapkan skema untuk merealisasikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pendidikan gratis di perguruan tinggi negeri.

Hal itu disampaikan Mendiktisaintek Brian Yuliarto seusai mengikuti rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9).

“Sesuai arahan Bapak Presiden yang sudah disampaikan, yaitu untuk menggratiskan pendidikan di perguruan tinggi negeri,” ujarnya.

Brian menjelaskan, pemerintah mulai melakukan berbagai perhitungan untuk mengetahui kebutuhan pendanaan apabila biaya pendidikan di PTN digratiskan.

“Beberapa hitungan sudah kita lakukan. Beberapa analisis mulai dari pendapatan UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang ada saat ini, kemudian berapa pendapatan pada jalur mandiri, kemudian juga pendapatan lain-lainnya,” ungkapnya.

EDITOR: Estu Suryowati