JawaPos.com - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) resmi menyambut 4.100 mahasiswa baru tahun akademik 2026 melalui pembukaan PKKMB bertema "Green and Sustainable Global Campus" di Auditorium K. H. Ahmad Basyir.
Dari ribuan peserta tersebut, sebanyak 67 di antaranya merupakan mahasiswa internasional yang berasal dari 17 negara.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal H. Yandri Susanto turut hadir memberikan pembekalan. Ia mendorong mahasiswa baru untuk membangun mental pantang menyerah dan berani berorientasi ke masa depan.
Yandri mengingatkan pentingnya memanfaatkan lingkungan kampus sebagai sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan.
"Jangan pernah menyesal kita lahir di mana, jangan pernah menyesal orang tua kita siapa, tapi menyesallah kalau kita hidup tidak bersungguh-sungguh," tutur Yandri.
Ia juga mengajak para mahasiswa baru untuk tidak membatasi diri sebagai pencari kerja setelah lulus, melainkan berani mengambil peluang untuk membuka usaha sendiri.
"Kalian boleh dari fakultas mana pun, jangan terpaku dengan mata kuliah, mata kuliah itu wajib, tapi yang membentuk kita ialah lingkungan," ujar Yandri.
"Saya sebagai Menteri mengajak adik-adik untuk menjadi orang hebat, jangan berpikir melamar kerja, mulai sekarang bisa menjadi pengusaha," sambungnya.
Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod menekankan agar para mahasiswa baru memanfaatkan masa studi untuk aktif mengembangkan potensi diri di luar ruang kelas dan tidak sekadar berfokus pada nilai akademik.
"Adik-adik harus bangga kuliah di universitas Muhammadiyah tertua, universitas unggul, dan universitas Muhammadiyah yang ada di ibu kota," kata Ma'mun.
Ia memberikan pedoman pembagian waktu ideal bagi mahasiswa, yakni 60 persen untuk perkuliahan dan 40 persen untuk kegiatan organisasi maupun UKM. Khusus mahasiswa Fakultas Kedokteran, porsi akademik dianjurkan sebesar 80 persen.
"Jangan jadi mahasiswa kupu-kupu atau kuliah pulang, kuliah pulang. Manfaatkan waktu yang ada untuk banyak belajar di kampus, ikuti organisasi-organisasi dan UKM yang ada di kampus," tegasnya.