← Beranda
Prodi Sarjana Farmasi dan Prodi Pendidikan Profesi Apoteker FKIK UAJ Raih Akreditasi Unggul
Latu Ratri Mubyarsah• Rabu, 23 September 2026 | 15.52 WIB
Prodi Sarjana Farmasi dan Pendidikan Profesi Apoteker, FKIK UAJ mengantongi akreditasi Unggul dari LAM-PTKes. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Prodi Sarjana Farmasi dan Prodi Pendidikan Profesi Apoteker FKIK Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ), mengantongi status akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).

Status ini menjadi pengakuan atas mutu penyelenggaraan pendidikan kedua prodi tersebut.

LAM-PTKes merupakan lembaga akreditasi mandiri berstandar internasional yang memegang mandat resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Baca Juga: Tiga Talenta Matematika Lolos ke Grand Final The Genius Math League 2026 dari Jakarta

Lembaga ini berperan menumbuhkan kesadaran, motivasi, dan langkah konkret dalam mendorong peningkatan mutu berkelanjutan, sekaligus memperkuat reputasi serta kinerja institusi di bidang pendidikan kesehatan.

Sekretaris Yayasan Atma Jaya Christophorus Pungky Putranto menyambut baik proses asesmen sebagai bagian dari upaya menjaga standar mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Dia menegaskan dalam beberapa tahun terakhir, kedua prodi tersebut telah mengalami pertumbuhan pesat sehingga universitas perlu meningkatkan kualitas proses pendidikan.

Baca Juga: Perluas Layanan Akses Keuangan Syariah, Dosen UIN Jakarta Bandingkan Sistem di Tiga Negara

”Kami menyambut baik proses asesmen ini sebagai bagian penting dari upaya bersama untuk memastikan bahwa pendidikan di UAJ senantiasa memenuhi standar mutu dan terus berkembang secara berkelanjutan,” ujar Christophorus Pungky Putranto.

Senada dengan Pungky, Sekretaris Universitas Sherly Tandi Arrang menegaskan, proses akreditasi memiliki makna lebih dari sekadar penilaian formal.

Dia berharap seluruh proses evaluasi dapat berlangsung secara terbuka, objektif, dan konstruktif, sehingga masukan dari tim asesor dapat menjadi bekal bagi FKIK UAJ untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan.

”Bagi kami, proses akreditasi bukan semata-mata sebuah proses penilaian, tetapi merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi, evaluasi, dan perbaikan, khususnya dalam penyelenggaraan pendidikan Sarjana Farmasi dan Pendidikan Profesi Apoteker,” ujar Sherly.

Perwakilan Tim Evaluasi Lapangan LAM-PTKes Daryono Hadi Tjahjono menjelaskan, proses akreditasi tidak dimaksudkan untuk mencari kekurangan maupun kesalahan pada prodi.

Dia menyatakan, tujuan utama asesmen adalah untuk melihat capaian prodi sejak 2017 hingga saat ini sekaligus arah pengembangannya ke depan, agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap memberikan pelayanan kefarmasian sesuai standar dan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Maman Abdurrahman Tegaskan IKA Trisakti Jadi Wadah Bersama Seluruh Alumni

Setelah melalui rangkaian evaluasi menyeluruh, LAM-PTKes resmi mengumumkan bahwa Program Studi Sarjana Farmasi dan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker FKIK UAJ berhasil meraih status akreditasi Unggul.

Pencapaian ini berdasar SK LAM-PTKes No. 0567/LAM-PTKes/Akr/Sar/VIII/2026 dan SK LAM-PTKes No. 0568/LAM-PTKes/Akr/Pro/VIII/2026.

Hal ini menjadi bukti atas konsistensi UAJ dalam menjaga mutu pendidikan kesehatan.

Baca Juga: MGBKI Soroti Dualisme Pendidikan Dokter Spesialis, Serahkan Amicus Curiae Uji UI Kesehatan ke MK

Meskipun Program Studi Apoteker baru berjalan selama satu tahun, program studi ini telah berhasil meraih status Unggul.

Sekaligus menjadi modal penting bagi UAJ untuk terus mengembangkan kompetensi lulusan yang berkualitas dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

UAJ berkomitmen untuk tetap fokus memperkuat ekosistem pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan guna mendukung keberlanjutan kualitas kedua prodi tersebut.

Baca Juga: BUMN Bantu 3.500 Mahasiswa Teknik di Kaltim Hadapi Tantangan Baru Industri Energi

Hal ini menegaskan komitmen universitas untuk terus mencetak lulusan terbaik dan memberikan pendidikan yang terus mengikuti kebutuhan zaman.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah