← Beranda
Banyak Lulusan dengan IPK Sempurna, Rektor UT Dukung Peningkatan SDM Bangsa
AntaraRabu, 15 Juli 2026 | 23.38 WIB
Rektor Universitas Terbuka (UT) Prof. Ali Muktiyanto (dua dari kiri) usai memimpin prosesi wisuda di Tangerang Selatan. (Dok. UT)

 

JawaPos.com - Universitas Terbuka (UT) menegaskan komitmen dan peran strategis dalam menyediakan akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Tanpa memandang batasan usia, status sosial, maupun latar belakang profesi.

Wajah inklusivitas tersebut tercermin nyata dalam gelaran Wisuda UT Tahun Akademik 2025/2026 Genap Wilayah 2 di Tangerang Selatan. Sekitar 1.500 wisudawan dari 13 UT Daerah hadir dalam kesempatan tersebut.

Rektor UT Prof Ali Muktiyanto menyampaikan, kehadiran berbagai tokoh masyarakat dan publik figur dalam barisan wisudawan menjadi bukti sahih perjuangan UT dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia secara nasional.  

Baca Juga: Anggaran Pendidikan 2025 Tak Capai 20 Persen, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya

"Kita ingin menyatakan betul bahwa UT memang berkomitmen untuk ikut sama-sama berjuang meningkatkan kualitas diri bangsa kita. Hanya bangsa yang berpendidikan yang bisa meraih cita-cita menjadi negara yang maju, dan tidak ada sejarahnya negara maju itu tidak dipelopori oleh kaum terpelajar," kata Ali Muktiyanto dilansir dari Antara.

Prof Ali memaparkan, UT hadir sebagai solusi konkret yang disiapkan oleh negara bagi lebih dari 1,2 juta lulusan sekolah menengah yang setiap tahunnya tidak tertampung di perguruan tinggi negeri maupun swasta konvensional.  

Melalui sistem pembelajaran terbuka, masyarakat diberikan ruang untuk meningkatkan kualifikasi dari jenjang sarjana hingga doktoral. Sekaligus memperbarui kompetensi (reskilling dan upskilling).  

Baca Juga: Beasiswa Jadi Jalan Perluas Akses Kuliah di Tengah Tuntutan Era Digital

Untuk memastikan relevansi lulusan dengan kebutuhan zaman, UT juga telah merombak sistem pendidikannya dengan mengadopsi Outcome Based Education (OBE). "Artinya, ini betul-betul diharapkan links dengan kebutuhan masyarakat tidak hanya sekedar link dengan dudika (dunia usaha, industri, dan kerja) tapi kebutuhan masyarakat," ucap Ali Muktiyanto. 

Ali Muktiyanto mengaku terharu sekaligus bangga dengan prestasi lulusannya. Di antaranya banyak mahasiswanya yang lulus dengan IPK 4,0 alias sempurna. Dia yakin para mahasiswa tersebut mampu bersaing di tengah masyarakat.

"Ada mahasiswa yang lulus dengan IPK 4,0 ini membuat saya bangga," tutur Ali Muktiyanto.

Dengan jumlah wisudawan dan wisudawati mencapai 1.500 orang, Ali memperkirakan ada ratusan mahasiswa yang lulus dengan IPK 4,0 alias sempurna. Dia menegaskan bagi masyarakat yang membutuhkan UT, kampus siap menyambut dengan baik.

"Khususnya bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualifikasi dan kompetensi," tandas Ali Muktiyanto.

Ali menambahkan, UT tidak memberlakukan tes atau seleksi bagi calon mahasiswa baru. Tetapi untuk lulusannya, harus memenuhi standar yang sudah ditetapkan kampus.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Kukuhkan Idrus Marham Jadi Ketum Ikatan Keluarga Alumni PTKIN

Salah satu mahasiswa yang diwisuda adalah anggota Komisi IV DPR Muhammad Habibur Rochman. Dia mengaku butuh waktu lima tahun untuk bisa lulus program Magister Manajemen. Kondisi itu menunjukkan kampus UT benar-benar menjujung tinggi akademis.

"Meskipun itu pejabat atau anggota DPR tidak ada perlakuan khusus. Saya bersyukur akhirnya bisa lulus," ucap Muhammad Habibur Rochman.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah