← Beranda
UMY Bakal Panggil Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Minggu Depan
Tazkia Royyan HikmatiarMinggu, 12 Juli 2026 | 02.01 WIB
Ilustrasi korban pelecehan seksual. (Dokumentasi Jawa Pos)

JawaPos.com - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan memanggil dosen Program Studi Farmasi yang diduga terlibat kasus pelecehan seksual pada pekan depan. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari proses klarifikasi dan investigasi atas informasi yang viral di media sosial.

"Minggu depan yang bersangkutan sudah kami panggil. Pengelola fakultas juga kami minta keterangan, klarifikasi, dan seterusnya," ujar Sekretaris Universitas UMY Bachtiar Dwi Kurniawan saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (11/7).

Pria yang akrab disapa Gus Bach itu mengatakan, pihak kampus baru menerima informasi terkait dugaan tersebut pada Jumat (11/7). Saat ini, universitas masih mengumpulkan bukti serta melakukan klarifikasi terhadap berbagai pihak untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

"Info yang kami terima baru kemarin sore. Saat ini sedang diinvestigasi, mengumpulkan bukti, klarifikasi," tuturnya.

Menurut Gus Bach, hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UMY. Meski demikian, kampus mengambil langkah proaktif dengan menelusuri informasi yang beredar di media sosial.

"Secara resmi belum ada laporan ke satgas terkait kekerasan seksual. Ini kami proaktif jemput bola mencari informasi," tuturnya.

Baca Juga: Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UMY, Kampus Lakukan Investigasi

Ia menjelaskan, informasi awal mengenai dugaan kasus tersebut berasal dari unggahan akun media sosial anonim. Karena itu, pihak universitas masih melakukan identifikasi untuk melacak sumber informasi sekaligus mendalami dugaan yang mencuat.

"Yang mengunggah akun anonim. Baru kita identifikasi dan lacak," ucapnya.

Meski belum menerima laporan resmi, UMY menegaskan kasus tersebut telah menjadi perhatian serius pimpinan universitas.

Sebelumnya, dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum dosen Program Studi Farmasi UMY menjadi sorotan publik setelah beredar tangkapan layar percakapan bernuansa seksual yang diduga dikirimkan kepada sejumlah mahasiswa. Hingga kini, pihak kampus masih menyelidiki kebenaran dugaan tersebut dan belum menyimpulkan adanya pelanggaran.

 

EDITOR: Mohamad Nur Asikin