← Beranda
UI: Rujukan Ilmiah dalam Unggahan BEM Psikologi Soal Homoseksualitas Berbeda dengan Kampanye Gaya Hidup
Tazkia Royyan HikmatiarJumat, 3 Juli 2026 | 21.43 WIB
Universitas Indonesia. (dok. UI)
JawaPos.com – Universitas Indonesia (UI) meluruskan bahwa penggunaan literatur psikologi dalam unggahan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi UI soal homoseklsual harus dipahami sebagai rujukan akademik, bukan sebagai bentuk kampanye atau promosi gaya hidup tertentu.

Pernyataan tersebut disampaikan UI menyusul viralnya unggahan BEM Psikologi UI yang mengutip sikap American Psychological Association (APA) mengenai homoseksualitas bukan penyimpangan maupun penyakit mental.

Dalam keterangan resminya, Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro menjelaskan bahwa referensi yang digunakan dalam unggahan tersebut berasal dari literatur ilmu psikologi mengenai klasifikasi kesehatan mental yang berada dalam ranah akademik.

Baca Juga: Setahun Kepergian Diogo Jota, Timnas Portugal Beri Penghormatan Menyentuh usai Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

"Perlu diluruskan bahwa rujukan yang dikutip dalam konten merupakan literatur ilmu psikologi mengenai klasifikasi kesehatan mental yang berada pada ranah akademik," ujarnya, Jumat (3/7).

Ia menegaskan bahwa rujukan akademik memiliki perbedaan mendasar dengan kampanye penyebaran gaya hidup. Hal itu menurut Erwin sejalan dengan UI yang tidak menyelenggarakan, memfasilitasi, maupun mendukung kampanye penyebaran gaya hidup apa pun.

Selain memberikan klarifikasi mengenai penggunaan referensi ilmiah, Erwin juga menegaskan bahwa unggahan organisasi kemahasiswaan tersebut tidak mewakili sikap resmi institusi.

UI menyebut substansi kajian yang disampaikan BEM Psikologi UI berfokus pada penolakan terhadap kekerasan dan persekusi terhadap sesama warga kampus.

"Perlu kami tegaskan bahwa materi kajian organisasi kemahasiswaan tidak mencerminkan posisi resmi institusi Universitas Indonesia," ucapnya.

Baca Juga: 4 Zodiak yang Kerjaannya Cuma Memikirkan Gebetan, Memilih Memendam Perasaan Tanpa Berani Mengungkapkan

Sebagai perguruan tinggi negeri, UI menegaskan komitmennya terhadap Pancasila, nilai-nilai kebangsaan, serta kepatuhan pada seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kampus juga memastikan akan terus menjaga lingkungan yang bebas dari kekerasan, intimidasi, dan penyebaran data pribadi tanpa izin, sekaligus memperkuat koordinasi atas materi komunikasi yang menggunakan identitas kelembagaan.

Sebelumnya, unggahan BEM Psikologi UI yang mengutip sikap resmi APA sejak 2008 menyatakan tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan homoseksualitas sebagai gangguan mental maupun bentuk penyimpangan. Unggahan tersebut viral di media sosial dan memicu beragam kecaman karena dianggap mengkampanyekan LGBTQ.

EDITOR: Bintang Pradewo