JawaPos.com - Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menggelar wisuda untuk 56 mahasiswa dari empat program studi, yaitu Bisnis Digital, Informatika, Komunikasi Digital, dan Sains Data. Kegiatan ini menjadi penanda keberhasilan kampus mengusung konsep “kuliah di awan” atau secar online.
Wisuda digelar di Auditorium Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Jakarta Timur pada Rabu (22/4) malam. UICI membuktikan bahwa konsep pembelajaran yang tak lazim tetap bisa melahirkan SDM yang baik.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Wihaji mengatakan, UICI menerapkan perkuliahan yang tidak seperti kampus pada umumnya. Namun, dia senang tetap bisa melahirkan mahasiswa berkualitas.
“Ini universitas agak lain. Satu, kuliahnya agak lain, tidak seperti kampus yang lain,” ujar Wihaji.
Baca Juga: 8 Eks Pejabat Kemnaker Divonis 4 sampai 7,5 Tahun Penjara terkait Korupsi RPTKA
Ia juga menyoroti konsep wisuda yang digelar pada malam hari sebagai sesuatu yang tidak lazim, namun justru mencerminkan fleksibilitas dan inovasi yang ditawarkan UICI. Selain itu, ia mengapresiasi suasana acara yang menurutnya juga berbeda, termasuk keterlibatan berbagai unsur yang hadir dalam prosesi tersebut.
“Tapi insya Allah yang agak lain inilah yang nanti akan menentukan masa depan bangsa Indonesia,” tegasnya.
Sementara Rektor UICI, Prof. Asep Saefuddin mengatakan, wisuda digelar secara hybrid. Cara ini untuk memudahkan wisudawan dari daerah luar Jakarta tetap bisa mengikuti momen bersejarah tersebut.
Asep mengatakan, kampusnya akan terus mengusung semangat Reaching the Unreachable sebagai bagian dari komitmen institusi dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas. Dengan begitu, pendidikan yang layak bisa menjangkau hingga ke tingkat daerah.
“UICI akan terus hadir untuk memperluas akses pendidikan di Indonesia, tidak saja di kota-kota besar tetapi juga hingga ke pelosok pedesaan,” kata Asep.
Asep mengungkapkan bahwa lebih dari setengah wisudawan merupakan penerima beasiswa dari berbagai lembaga dan mitra, seperti Sevima, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Komunitas Yakusa, Kesultanan Banjar, Pemerintah Daerah Buton, Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur, Baznas Bazis DKI Jakarta, serta Keluarga Besar Insan Cita (KBIC).
“Kepada para wisudawan dan wisudawati, selamat atas capaian yang telah diraih. Bawalah ilmu ini dengan penuh tanggung jawab, jalani masa depan dengan keyakinan, tetap rendah hati, dan teruslah belajar,” imbuhnya.
Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Hamdan Zoelva turut merespon positif wisuda kedua yang digelar oleh UICI ini. Dengan ini, kampus berkembang untuk terus berjalan berkelanjutan.
“Wisuda kedua ini tidak sekadar kita meluluskan sarjana UICI angkatan kedua, tetapi ini juga menandakan UICI memastikan diri tumbuh dan berkembang dan secara konsisten terus berjalan,” ujar Hamdan