JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan keputusan keikutsertaannya dalam Pilpres 2019 kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri, dan Ketum PAN Zulkifli Hasan. Hal itu sama seperti yang terjadi ketika dirinya maju saat Pilkada DKI 2017.
"Saya nggak bisa menentukan apa-apa, yang menentukan adalah Pak Prabowo, Pak Salim, dan Pak Zulkifli Hasan, merekalah yang menentukan, kita lihat nanti," ujarnya di Hotel Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/7).
Menurutnya, kegiatan pemilu merupakan ranah para ketua partai politik. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengaku masih fokus menyelesaikan tugasnya sebagai orang nomor satu di ibu kota.
"Sekarang saya lagi jalani Jakarta jadi kalau orang ramai dan lain-lain, jangan tanya saya karena saya adalah orang yang sekarang bertugas sebagai Gubernur," kata Anies.
Dia berharap, agar masyarakat tidak risau apakah dirinya akan maju pada Pilpres tahun depan. "Saya tidak ada komentar apa-apa semua orang boleh mendoakan apa saja biarkan allah menjalankan takdirnya," pungkasnya.
Sebelumnya, Anies melangsungkan pertemuan dengan Ketua MPR yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) di gedung DPR, Kamis (5/7). Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas berbagai pokok masalah seperti reklamasi.
Namun di samping itu, Anies tidak memungkiri ada pembicaraan soal politik. Sayangnya, dia enggan mengungkapkan pembahasan itu terkait Pilpres 2019.
"Kalaupun (Pak Zulhas) menanyakan, masa saya ceritakan (ke media)," ungkapnya.