← Beranda
Ojek Motor Listrik Green SM Bike mulai Mengaspal di Jakarta, Buka Kans Ekspansi ke Kota Lain
Antara• Selasa, 22 September 2026 | 20.20 WIB
Sejumlah driver batch pertama menghadiri peluncuran Green SM Bike di Jakarta. (Green SM)

 

 

JawaPos.com - Layanan ojek online berbasis motor listrik Green SM resmi mengaspal di Jakarta pada 16 September 2026. Untuk tahap awal, layanan tersebut tersedia di area tertentu di Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. 

Green SM sendiri merupakan perusahaan ride-hailing asal Vietnam yang sebelumnya telah mengoperasikan layanan taksi listrik di Indonesia. Ekspansi ke layanan roda dua menjadikan Indonesia sebagai pasar internasional pertama Green SM untuk layanan motor listriknya.

Green SM menggunakan motor listrik VinFast sebagai armada. Dua model yang diperkenalkan untuk layanan tersebut adalah VinFast Evo dan Feliz II. Perusahaan juga menyatakan tengah membangun jaringan pengisian daya dan penukaran baterai untuk mendukung operasional kendaraan listrik.

Melalui situs resminya, Green SM menyebut layanan motor listrik tersebut ditujukan untuk memberikan pilihan transportasi yang lebih praktis bagi masyarakat perkotaan sekaligus membuka peluang pendapatan bagi mitra pengemudi.

 

Driver bisa sewa motor mulai Rp 39 ribu per hari

Salah satu skema yang ditawarkan Green SM kepada mitra pengemudi adalah rent-to-own atau sewa untuk memiliki. Berdasarkan pengumuman resmi perusahaan, pengemudi dapat menggunakan skema tersebut dengan biaya mulai Rp 39.000 per hari.

Dalam skema ini, pengemudi berkesempatan memiliki kendaraan setelah menjalankan program selama dua tahun sesuai ketentuan yang berlaku. Green SM juga menyebut terdapat potensi pendapatan hingga Rp160.000 per hari bagi pengemudi yang memenuhi ketentuan program.

Selain skema tersebut, Green SM menawarkan pilihan sewa dengan masa kontrak tiga, enam atau 12 bulan. Untuk pilihan ini, perusahaan menyebut deposit yang diperlukan sebesar Rp 150.000.

Dengan demikian, angka Rp 39.000 bukan harga pembelian tunai motor listrik. Nilai tersebut merupakan biaya harian dalam skema rent-to-own yang memberikan kesempatan kepada pengemudi untuk memiliki kendaraan setelah memenuhi periode dan ketentuan program.

Bagi pengemudi yang belum ingin menggunakan skema kepemilikan kendaraan, tersedia pilihan sewa dengan periode tertentu. Green SM menyebut pilihan masa sewa tersedia untuk tiga, enam dan 12 bulan. Dalam skema tersebut, pengemudi membayar deposit Rp 150.000 dan memperoleh kendaraan untuk menjalankan layanan sesuai ketentuan kerja sama.

Green SM sebelumnya telah mengoperasikan taksi listrik di Indonesia. Dengan masuknya layanan roda dua, perusahaan kini memperluas ekosistem tersebut ke layanan transportasi berbasis sepeda motor.

 

Syarat menjadi driver Green SM Bike

Berdasarkan informasi rekrutmen mitra Green SM Bike di Jakarta, calon pengemudi perlu memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berusia 21 tahun hingga maksimal 54 tahun enam bulan, memiliki SIM C aktif, KTP, KK dan SKCK. Calon mitra juga harus memiliki smartphone yang mendukung operasional aplikasi.

Pengemudi juga diharapkan memahami penggunaan aplikasi navigasi serta mengenal wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sebelum beroperasi, mitra mendapatkan pelatihan mengenai standar pelayanan dan pengoperasian kendaraan listrik.

Untuk proses pendaftaran dan seleksi, Green SM menyatakan tidak mengenakan biaya pendaftaran. Namun, kandidat yang lolos dan melanjutkan ke tahap serah terima unit diwajibkan membayar deposit Rp 150.000 sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Siap Ekspansi ke Wilayah lain

Untuk saat ini, layanan Green SM Bike beroperasi di sejumlah wilayah Jakarta. Perusahaan menyatakan tidak menutup kemungkinan memperluas layanan ke wilayah lain di Indonesia. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan