JawaPos.com - GAC Indonesia turut memberikan tanggapan terkait penjualan wholesales mobil listrik atau electric vehicle (EV) yang melonjak signifikan sepanjang Januari-Agustus 2026.
Adapun penjualan EV mencapai 101.171 unit atau meningkat 99,4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Penjualan ini pun memberikan aroma positif kepada para produsen mobil listrik. Hal ini beriringan dengan jumlah pemain mobil listrik di Indonesia yang semakin bertambah dari tahun ke tahun.
Andry Ciu, CEO GAC Indonesia, menegaskan bahwa hasil ini membuktikan bahwa kendaraan listrik telah mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia.
“Lonjakan wholesales EV yang menembus lebih dari 100 ribu unit (Januari–Agustus 2026) tentu menjadi kabar menggembirakan bagi GAC Indonesia yang membuktikan bahwa kendaraan listrik kini telah menjadi pilihan mobilitas utama masyarakat,” kata Andry saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (16/9).
Bahkan, hal ini tak terlepas dari lini produk unggulan yang dimiliki GAC, yakni Aion V, Aion UT, hingga HYPTEC HT yang diminati karena menjawab kebutuhan mobilitas modern.
Di sisi lain, GAC masih mengakui bahwa industri mobil listrik masih mendapat tantangan di tanah air , seperti halnya pemerataan ekosistem charging station di luar kota besar dan edukasi pasar yang berkelanjutan.
Baca Juga: Kembangkan Ekosistem EV, Pertamina Patra Niaga Ajak Produsen Mobil Listrik Bangun Charging Station
“Meski demikian, GAC sangat optimistis menatap sisa tahun 2026 dan berkomitmen menggenjot penetrasi pasar melalui inovasi produk, penguatan lini Aion V dan Aion UT, perluasan jaringan dealer, serta layanan purna jual terbaik,” tukasnya. (*)