← Beranda
Hyundai Indonesia Selidiki Insiden Mobil Listrik Ioniq 6 Terbakar di Slipi Jakarta Barat
AntaraMinggu, 13 September 2026 | 04.49 WIB
Sebuah mobil listrik Hyundai Ioniq 6 terbakar usai menghantam separator busway di Jalan Letjen S. Parman, Kelurahan Slipi, Kecamatan Palmerah, Kota Jakarta Barat, pada Jumat (11/9/2026) pagi. (ANTARA/Sudin Gulkarmat Jakbar)

 

 

JawaPos.com - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyelidiki insiden terbakarnya mobil listrik Hyundai Ioniq 6 dalam kecelakaan kendaraan di Jalan Letjen S. Parman, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (11/9) pagi.

Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto mengatakan bahwa perusahaan berkoordinasi dengan pemilik kendaraan dan pihak terkait lain untuk mencari tahu kronologi serta penyebab kejadian nahas itu.

"Saat ini, tim Hyundai telah berkoordinasi dengan pelanggan serta pihak terkait, dan akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk memahami kronologi kejadian tersebut," katanya saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu.

"Hyundai Motors Indonesia turut prihatin atas insiden yang terjadi pada kendaraan pelanggan. Kami juga mengapresiasi respons cepat aparat dan pihak terkait dalam menangani situasi tersebut," ia menambahkan.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Syaiful Kahfi sebelumnya menyampaikan bahwa insiden kecelakaan yang melibatkan Hyundai Ioniq 6 terjadi pada Jumat (11/9) pukul 05.04 WIB.

Pengemudi kendaraan dengan nomor polisi B 18 YZK itu saat melalui Jalan Letjen S. Parman kehilangan kendali mobil sehingga mobilnya menghantam separator busway. Setelah itu, percikan api dan asap muncul dari kendaraan dan mobil terbakar.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga unit mobil pompa dan 15 personel untuk menangani mobil yang terbakar tersebut. 

Dalam pernyataannya, Fransiscus menyampaikan bahwa Hyundai akan menangani insiden kecelakaan tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca Juga: Pekerja Hyundai dan Kia di Korsel Mogok Kerja, Penggunaan Robot Jadi Salah Satu Alasannya

"Kami berkomitmen untuk menangani situasi ini sesuai dengan prosedur yang berlaku, karena keselamatan dan keamanan pelanggan selalu menjadi prioritas utama bagi Hyundai," katanya. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan