JawaPos.com - Perkembangan kendaraan listrik membawa kebutuhan baru dalam layanan evakuasi. Asuransi Astra merespons perubahan tersebut dengan memperbarui armada Garda Siaga menggunakan teknologi hydraulic flatbed.
Pembaruan itu diperkenalkan dalam Media Conference bertajuk Transformation Beyond The Screen di MGP Space - Sudirman Park, Jakarta Selatan pada Jumat (11/9). Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari peringatan tujuh dekade Asuransi Astra.
"Kami harap seluruh inovasi yang kami perkenalkan pada hari ini dapat memberikan pengalaman berasuransi yang semakin mudah., sehingga masyarakat tidak ragu untuk menjadikan asuransi sebagai solusi bagi perlindungan aset yang dapat dipercaya," ujar President Director Asuransi Astra Maximiliaan Agatisianus.
Kehadiran kendaraan hibrid, plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), dan electric vehicle (EV) yang semakin diminati masyarakat membuat proses evakuasi perlu memperhatikan karakteristik kendaraan. Asuransi Astra menilai kebutuhan terhadap metode pengangkutan yang aman turut meningkat seiring perkembangan teknologi otomotif.
Melalui hydraulic flatbed kendaraan tidak lagi ditarik dengan bertumpu pada roda depan atau belakang. Kendaraan diangkut secara utuh di atas bak derek yang dapat diturunkan hingga mendekati permukaan jalan.
Dengan cara tersebut, kendaraan dapat dinaikkan ke atas bak secara lebih aman. Setelah berada di atasnya, kendaraan diamankan agar tetap stabil dan tidak bergeser selama perjalanan menuju lokasi tujuan. Metode ini membantu meminimalkan risiko kerusakan tambahan selama proses evakuasi, terutama pada kendaraan modern seperti kendaraan listrik (EV).
Untuk memperluas jangkauan layanan, Asuransi Astra berkolaborasi dengan AstraWorld. Garda Siaga kini tersedia di 31 titik di seluruh Indonesia. Pembaruan armada tersebut menjadi salah satu dari tiga inovasi yang diperkenalkan Asuransi Astra dalam rangka menyambut usia tujuh dekade. Selain Garda Siaga, perusahaan juga memperkenalkan myGarda dan pembaruan layanan melalui gardaoto.com.
Melalui myGarda, berbagai layanan dari sejumlah produk Asuransi Astra dihimpun dalam satu aplikasi. Perusahaan menyebut terdapat kurang dari 20 layanan yang dapat diakses, mulai dari permintaan bantuan darurat, pengajuan klaim, proses survei, hingga permintaan kontrol rawat jalan.
Sementara itu, gardaoto.com menghadirkan proses pembelian polis Garda Oto yang terintegrasi dengan myGarda. Pengisian data kini memanfaatkan teknologi optical character recognition (OCR), sehingga calon pelanggan cukup mengunggah KTP dan STNK.
Sebelumnya, pelanggan harus mengisi 16 data secara manual. Kini, data dari kedua dokumen tersebut dapat digunakan untuk mengisi informasi yang dibutuhkan.
Proses inspeksi kendaraan juga dapat dilakukan secara virtual melalui fitur Virtual Survey. Informasi perkembangan pembelian polis kemudian dikirimkan ke nomor WhatsApp yang telah didaftarkan.
Akun myGarda akan terbentuk secara otomatis bagi pelanggan yang membeli polis Garda Oto melalui gardaoto.com. Dengan demikian, akses ke layanan dalam aplikasi tersebut tidak memerlukan pembuatan akun secara terpisah.
Pengembangan layanan digital Asuransi Astra telah dilakukan sejak 2015 melalui aplikasi Otocare, yang kemudian disusul Medcare setahun setelahnya. Seiring waktu, kedua aplikasi tersebut mendapatkan berbagai pembaruan.
Otocare berkembang dengan fitur pengelolaan polis, termasuk chatbot GarXia, sebelum diperbarui menjadi myGarda dengan fitur Virtual Survey. Di sisi lain, Medcare turut mendapatkan fitur Express Appointment dan Express Discharge untuk mendukung layanan pelanggan Garda Medika.