JawaPos.com - Mazda membawa agenda yang lebih besar dari sekadar memamerkan mobil di GIIAS The Series 2026 Bandung namun membawa beberapa line up yang menjadi andalan.
Setelah memperkuat bisnis melalui pembangunan fasilitas manufaktur dan pusat pelatihan, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) mulai menempatkan Jawa Barat sebagai bagian penting dari perjalanan Mazda di Indonesia.
Dalam pameran yang berlangsung 9–13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, Mazda menghadirkan The All-New Mazda CX-5, The New Mazda CX-30, serta The All-New Mazda 6e Fastback.
Kehadiran Mazda 6e menjadi salah satu perhatian karena model tersebut merepresentasikan langkah Mazda menuju era elektrifikasi di Indonesia. Sementara CX-5 dan CX-30 tetap menjadi bagian dari lini SUV Mazda yang mengandalkan desain, teknologi dan karakter berkendara.
Langkah Mazda di Jawa Barat tidak berhenti pada produk. Pada 2026, Mazda meresmikan Mazda Indonesia Plant di Citeureup, Bogor, sekaligus Mazda Indonesia Training Centre.
Fasilitas tersebut menjadi bagian dari strategi Mazda untuk membangun kemampuan manufaktur dan sumber daya manusia di Indonesia dengan mengacu pada standar global Mazda.
Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio, mengatakan pengembangan bisnis Mazda tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga fondasi jangka panjang.
“Pertumbuhan sebuah brand tidak hanya diukur dari produk yang kami hadirkan, tetapi juga dari fondasi yang kami bangun untuk masa depan,” ujar Ricky.
Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia, pelayanan dan kapabilitas manufaktur menjadi bagian penting dalam perjalanan Mazda di Indonesia.
Dengan pabrik di Bogor dan kehadiran Mazda 6e di pasar, langkah Mazda menunjukkan arah yang semakin jelas: memperkuat basis lokal sekaligus mulai memperluas pilihan kendaraan menuju era elektrifikasi.