JawaPos.com - Konsumsi BBM menjadi salah satu hal penting yang menjadi pertimbangan sebelum membeli motor.
Apalagi kalau motor dipakai untuk bekerja, kuliah, mengantar keluarga, hingga perjalanan jarak jauh. Semakin irit konsumsi bensinnya, semakin kecil pula pengeluaran yang harus disiapkan setiap bulan.
Saat ini, banyak motor di Indonesia yang menawarkan mesin dengan efisiensi bahan bakar cukup baik. Beberapa di antaranya bahkan mampu menempuh jarak puluhan kilometer hanya dengan satu liter bensin, tergantung kondisi jalan, gaya berkendara, beban, serta perawatan motor.
Berikut lima model motor yang dikenal memiliki konsumsi bahan bakar yang cukup irit dan cocok untuk kamu yang ingin menekan biaya harian!
1. Honda BeAT
Honda BeAT menjadi salah satu pilihan yang menarik buat kamu yang mencari motor matik dengan konsumsi bensin irit. Motor ini menggunakan mesin 110 cc yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari, terutama perjalanan di dalam kota.
Bobotnya yang relatif ringan juga membuat Honda BeAT mudah dikendalikan dan tidak membutuhkan tenaga besar saat digunakan. Dengan gaya berkendara yang santai dan perawatan rutin, motor ini bisa menjadi pilihan praktis untuk kamu yang setiap hari harus menempuh perjalanan ke kantor, kampus, atau berbagai tempat lainnya.
Selain konsumsi bahan bakarnya yang dikenal ekonomis, dimensinya yang kompak membuat BeAT cukup lincah ketika digunakan melewati jalan perkotaan yang padat.
2. Yamaha Mio M3
Yamaha Mio M3 juga layak masuk dalam daftar motor yang bisa kamu pertimbangkan jika prioritas utamanya adalah efisiensi bahan bakar. Motor matik ini dibekali mesin 125 cc yang cukup untuk kebutuhan mobilitas harian.
Kapasitas mesinnya memang lebih besar dibanding beberapa motor 110 cc, tetapi Mio M3 tetap dirancang dengan karakter yang mengutamakan efisiensi. Motor ini cocok untuk kamu yang menginginkan kendaraan sederhana untuk perjalanan sehari-hari tanpa harus terlalu sering mampir ke SPBU.
Penggunaan bahan bakar tentu tetap bergantung pada kondisi lalu lintas dan cara kamu menarik gas. Semakin agresif gaya berkendaranya, biasanya konsumsi bensin juga akan semakin meningkat.
3. Honda Genio
Honda Genio bisa menjadi pilihan menarik buat kamu yang menginginkan motor matik dengan desain modern sekaligus konsumsi bahan bakar yang relatif hemat. Motor ini menggunakan mesin 110 cc dan dirancang untuk menunjang kebutuhan mobilitas perkotaan.
Salah satu kelebihannya adalah bobot yang ringan sehingga motor terasa mudah dikendalikan. Kondisi tersebut juga membantu ketika kamu harus menghadapi lalu lintas perkotaan yang sering stop and go.
Dengan kapasitas mesin yang tidak terlalu besar dan teknologi injeksi, Honda Genio cocok digunakan untuk perjalanan rutin. Kalau kamu menjaga tekanan ban, melakukan servis berkala, dan menghindari kebiasaan membuka gas secara berlebihan, efisiensi bahan bakarnya bisa semakin optimal.
4. Suzuki Nex II
Suzuki Nex II menjadi salah satu motor yang patut dipertimbangkan oleh kamu yang mencari kendaraan matik dengan konsumsi bahan bakar ekonomis. Motor ini memiliki mesin 115 cc yang ditujukan untuk kebutuhan mobilitas harian.
Dimensinya yang kompak membuat Nex II cukup praktis ketika digunakan di jalan perkotaan. Motor ini juga tidak membutuhkan banyak tenaga untuk bermanuver ketika menghadapi kemacetan atau jalan yang cukup sempit.
Buat kamu yang setiap hari menggunakan motor untuk bekerja atau aktivitas rutin lainnya, karakter tersebut bisa menjadi nilai tambah. Konsumsi bensin yang efisien juga dapat membantu menekan biaya transportasi, terutama jika jarak perjalanan kamu cukup jauh setiap harinya.
5. Honda Scoopy
Honda Scoopy memang lebih dikenal karena desainnya yang bergaya retro, tetapi motor ini juga menawarkan efisiensi bahan bakar yang cukup menarik. Dengan mesin 110 cc dan teknologi injeksi, Scoopy bisa menjadi pilihan buat kamu yang ingin motor bergaya sekaligus tetap memperhatikan biaya operasional.
Baca Juga: BBM Mobil Diesel Makin Boros? Pertamina Lubricant Berikan Tips agar Tetap Irit dan Mesin Awet
Motor ini cocok untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan karena dimensinya tidak terlalu besar dan cukup mudah dikendalikan. Kapasitas mesin yang relatif kecil juga membuat kebutuhan bahan bakarnya tidak sebesar motor dengan kapasitas mesin lebih besar. (*)