JawaPos.com - Motor Besar Indonesia (MBI) memasuki usia delapan tahun. Momen tersebut dirayakan melalui malam puncak ulang tahun yang digelar di Stadium Jakarta, Sabtu (8/8) malam.
Perayaan mengusung tema Brotherhood, Loyalty, Nationalism dan dihadiri anggota MBI dari berbagai daerah di Indonesia. Pemilihan waktu pelaksanaan turut memiliki makna tersendiri. Perayaan digelar pada tanggal 8 bulan 8 dan dimulai pukul 20.00 WIB, sesuai dengan usia MBI yang genap delapan tahun.
Wakil Ketua Umum MBI Jaya Azhari menyebut momen tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi yang sejak awal dibangun atas dasar persaudaraan. "Ini perjalanan bersejarah buat kami. Usia delapan tahun, makanya kami menempatkan di tanggal 8, bulan 8, dan jam 8 malam. Ini salah satu momen kami mengumpulkan para anggota MBI dari seluruh wilayah di Indonesia. Sekarang ada 22 chapter atau wilayah MBI di seluruh Indonesia," kata Jaya saat ditemui di sela-sela perayaan tersebut.
Menurut Jaya, malam puncak tersebut menjadi bentuk apresiasi dari pengurus pusat kepada seluruh anggota yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan MBI. Seluruh perjalanan organisasi selama delapan tahun dirangkum dalam satu perayaan yang mempertemukan anggota dari berbagai chapter.
"Ini bentuk kontribusi dari kami di kepengurusan pusat MBI kepada seluruh anggota. Perjalanan kami selama delapan tahun kami rangkai dalam satu event. Ini yang menandakan bersama, bersatu, dan bersaudara. Jadi dari pertama berdiri sampai hari ini kami rangkai dalam satu acara ini," ujarnya.
Perayaan HUT ke-8 MBI tahun ini terasa berbeda karena pengurus mengundang perwakilan dari seluruh chapter yang ada di Indonesia. Para anggota datang dari berbagai penjuru, termasuk Aceh dan Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan menempuh perjalanan darat menggunakan sepeda motor menuju Jakarta.
"Yang spesial dalam perayaan kali ini kami langsung mengundang setiap wilayah yang ada di seluruh Indonesia. Jadi mulai dari ujung, dari NTB sampai ke Aceh, mereka datang dengan perjalanan darat atau riding dari ujung ke ujung," tutur Jaya.
Perjalanan para anggota tersebut juga diabadikan melalui video. Selain memperlihatkan perjalanan menuju Jakarta, dokumentasi tersebut menampilkan karakter dan kekhasan dari setiap wilayah yang menjadi bagian dari MBI.
"Perjalanan itu sekaligus kami buat videonya, yang menampilkan kekhasan wilayah masing-masing. Kami tampilkan di sini. Alhamdulillah bisa hadir semua dan memberikan support," katanya.
Malam puncak HUT ke-8 MBI dihadiri sekitar 800 orang. Selain anggota MBI, acara tersebut juga diikuti tamu undangan dari komunitas dan klub motor lainnya. Sebanyak 30 klub motor diundang untuk turut meramaikan perayaan.
Kehadiran Stadium Jakarta sebagai lokasi acara juga memiliki cerita tersendiri bagi MBI. Pemilik Stadium disebut menjadi anggota dewan kehormatan MBI. Karena itu, perayaan kali ini sekaligus menjadi momen spesial bagi organisasi tersebut.
"Ini juga sebuah kebanggaan karena pemilik Stadium memberikan support dan menjadi anggota dewan kehormatan kami. Makanya ini salah satu klub motor yang pertama kali mengadakan event di Stadium Jakarta," jelas Jaya.
Selain merayakan ulang tahun organisasi, MBI memanfaatkan momentum bulan kemerdekaan untuk mengajak anggotanya di berbagai daerah menggelar kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Aktivitas tersebut dilakukan melalui berbagai program sosial maupun kegiatan yang berkaitan dengan keselamatan berkendara.
"Ini momen bagus, momen kemerdekaan Indonesia. Kami melalui organisasi motor juga ingin berkontribusi untuk masyarakat luas, untuk bangsa dan negara. Ada bakti sosial, lomba-lomba di berbagai wilayah, pelatihan safety riding, dan lomba-lomba 17 Agustusan," ungkapnya.
Pengurus pusat MBI juga mengarahkan setiap chapter untuk membuat kegiatan positif selama momentum peringatan kemerdekaan. Salah satu tradisi yang dilakukan adalah pengibaran bendera Merah Putih di kediaman Ketua Umum MBI Darus Jayalalana di Bogor.
Memasuki tahun kedelapan, Jaya berharap semangat persaudaraan yang menjadi dasar berdirinya MBI dapat terus terjaga. Bertambahnya chapter di berbagai daerah diharapkan membuat hubungan antaranggotanya semakin luas dan erat.
"Pesan kami untuk keluarga besar MBI, dengan persaudaraan ini kita semakin erat. Bisa mengibarkan sayap MBI di seluruh Indonesia. Semoga apa yang kita niatkan dengan slogan kita bersama, bersatu, dan bersaudara bisa kita wujudkan," kata Jaya.
Menurut dua, aktivitas bermotor menjadi pintu masuk untuk membangun hubungan antarsesama penghobi motor besar. Perjalanan, kegiatan komunitas, hingga berbagai agenda sosial menjadi ruang bagi para anggota untuk saling mengenal dan membangun persaudaraan lintas daerah. "Karena memang tujuan kita bermotor ini untuk hobi dan mencari saudara," ungkapnya. (*)