← Beranda
Hino Bikin Pengusaha Logistik Lebih Tenang, Kerusakan Truk Kini Bisa Terdeteksi dalam 5 Menit
Dony Lesmana Eko Putra• Minggu, 2 Agustus 2026 | 16.34 WIB
Hino Indonesia beberkan layanan serta strategi modern untuk pelanggan di GIIAS 2026. (Dony/JawaPos.com)

JawaPos.com - Downtime menjadi salah satu tantangan terbesar bagi perusahaan transportasi dan logistik. Semakin lama kendaraan berhenti beroperasi akibat kerusakan, semakin besar pula potensi kerugian yang harus ditanggung.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menghadirkan pembaruan Hino Connect di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 melalui fitur Diagnostic Trouble Code (DTC) yang mampu memberikan peringatan dini ketika terjadi gangguan pada kendaraan.

Melalui fitur terbaru ini, pemilik armada dapat mengetahui potensi kerusakan kendaraan secara real-time, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum masalah berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.

Fitur Diagnostic Trouble Code (DTC) memanfaatkan sensor dan Electronic Control Unit (ECU) yang terpasang pada truk Hino berstandar Euro 4. Saat sistem mendeteksi adanya gangguan, notifikasi akan dikirimkan secara otomatis melalui aplikasi web Hino Connect dan email pelanggan dalam waktu maksimal lima menit.

Tidak hanya menampilkan kode kerusakan, sistem juga memberikan informasi mengenai tingkat risiko, status gangguan, indikator lampu peringatan di panel instrumen, hingga rekomendasi langkah awal yang perlu dilakukan pengguna.

Dengan informasi tersebut, perusahaan dapat segera mengambil tindakan sehingga kendaraan tetap beroperasi optimal dan risiko downtime dapat ditekan.

"Kami memahami setiap armada memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran bisnis pelanggan. Melalui fitur DTC pada Hino Connect, pelanggan dapat mengetahui potensi gangguan kendaraan lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Inovasi ini kami hadirkan untuk membantu menjaga produktivitas armada dan meminimalkan downtime," ujar Tomoki Hattori, Marketing Director HMSI.

Pantau Armada Secara Real-Time

Selain fitur DTC, Hino Connect telah dilengkapi berbagai layanan telematika yang membantu pengelolaan armada secara digital.

Melalui platform ini, pelanggan dapat memantau posisi kendaraan secara real-time, histori perjalanan, konsumsi bahan bakar, perilaku pengemudi melalui Vehicle Score Card, hingga memperoleh pengingat jadwal servis berkala.

Hino Connect juga memiliki fitur Geofence yang memungkinkan perusahaan mengetahui kapan kendaraan masuk atau keluar dari area operasional yang telah ditentukan.

Seluruh data tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan penggunaan armada, sekaligus mengurangi biaya operasional.

Kini Bisa Bayar Paket Layanan Secara Online

HMSI juga memperkenalkan fitur Online Payment pada Hino Connect. Melalui fitur ini, pelanggan dapat membeli maupun memperpanjang paket layanan Hino Connect secara mandiri melalui platform digital tanpa harus datang ke diler.

Menurut Hattori, pengembangan tersebut merupakan bagian dari upaya Hino menghadirkan layanan yang lebih praktis bagi pelanggan.

"Melalui fitur-fitur terbaru ini, pelanggan dapat lebih tenang dalam mengelola armadanya. Mulai dari mengetahui potensi gangguan kendaraan lebih awal hingga kemudahan membeli paket layanan Hino Connect, seluruh pengembangan ini kami hadirkan untuk membantu menjaga produktivitas operasional bisnis pelanggan," katanya.

Selama GIIAS 2026, pengunjung juga dapat mencoba langsung demonstrasi fitur Diagnostic Trouble Code (DTC) di area Digital Corner Booth Hino, Hall 1 ICE BSD City.

Hino Perkenalkan Logo Baru di Indonesia

Selain menghadirkan inovasi digital, GIIAS 2026 juga menjadi momen perdana Hino memperkenalkan identitas visual terbaru di Indonesia.

Penyegaran ini merupakan bagian dari transformasi global Hino setelah logo korporasi baru diperkenalkan oleh Hino Motors Ltd. pada April 2026.

Identitas baru tersebut diterapkan pada seluruh tampilan booth Hino di GIIAS, materi komunikasi perusahaan, hingga berbagai elemen visual lainnya.

Presiden Direktur HMSI Shingo Sakai menegaskan perubahan ini bukan sekadar mengganti logo, tetapi juga menandai komitmen baru perusahaan dalam mendukung perkembangan industri transportasi Indonesia.

"Hino bukan sekadar menghadirkan logo baru. Lebih dari itu, Hino ingin menjadi mitra bisnis yang semakin dekat dengan pelanggan sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masa depan Indonesia," ujar Sakai.

Meski tampil dengan desain yang lebih modern dan sederhana, logo baru Hino tetap mempertahankan simbol huruf "H" yang telah menjadi identitas perusahaan sejak 1994.

Menurut Hino, penyegaran identitas ini mencerminkan semangat perusahaan untuk terus berinovasi, memperkuat konektivitas, meningkatkan keselamatan operasional, serta mendukung perkembangan transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra