JawaPos.com - PT Ofero Technology Indonesia memperkenalkan motor listrik terbarunya, Carria 1, dalam ajang Jakarta Fair 2026 di Kemayoran, Senin (6/7). Kendaraan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan mobilitas harian, baik bagi pengguna individu maupun pelaku usaha seperti UMKM, jasa pengiriman, perusahaan logistik, hingga armada operasional.
Peluncuran Carria 1 dilakukan di tengah pertumbuhan aktivitas perdagangan elektronik di Indonesia yang terus meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai transaksi e-commerce pada 2024 mencapai Rp1.288,93 triliun atau naik sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski demikian, tingkat pemanfaatan niaga elektronik oleh pelaku usaha masih berada di angka 41,51 persen. Di sisi lain, pemerintah juga menargetkan 30 juta UMKM masuk ke dalam ekosistem digital. Kondisi tersebut dinilai mendorong kebutuhan akan sarana transportasi yang efisien untuk menunjang distribusi barang dan operasional usaha.
Sejalan dengan itu, pemerintah juga tengah mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari upaya transformasi sektor transportasi. Ofero menilai kendaraan listrik dapat menjadi salah satu alternatif untuk menekan biaya operasional sekaligus mendukung mobilitas usaha sehari-hari.
Brand Department Ofero Indonesia, Auditya Gunawan, mengatakan kendaraan listrik kini tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi, tetapi juga mulai dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas bisnis.
"Kami melihat kendaraan listrik kini tidak lagi sekadar menjadi alternatif transportasi, melainkan sudah berkembang menjadi instrumen produktivitas. Melalui Carria 1, kami ingin menghadirkan solusi mobilitas yang dapat membantu pelaku UMKM, pengusaha lokal, kurir, hingga perusahaan logistik meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengurangi produktivitas," ungkap Auditya.
Carria 1 dibekali sistem baterai ganda (dual battery) yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Jarak tempuh tersebut ditujukan untuk menunjang aktivitas operasional yang membutuhkan mobilitas tinggi tanpa harus sering melakukan pengisian ulang daya.
Selain itu, motor listrik ini memiliki kapasitas angkut hingga 200 kilogram sehingga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti distribusi barang, layanan pengiriman, usaha kuliner, maupun operasional perusahaan.
Dari sisi keselamatan, Carria 1 dilengkapi Traction Control System (TCS) untuk membantu menjaga traksi kendaraan di berbagai kondisi jalan. Motor ini juga memiliki fitur Automatic Repair System (ARS) yang memungkinkan sistem melakukan pemulihan otomatis ketika terjadi kendala tertentu sehingga kendaraan tetap dapat digunakan menuju lokasi layanan.
Untuk menunjang kenyamanan, Carria 1 dibekali panel instrumen digital berukuran 6 inci dengan fitur penyesuaian tingkat kecerahan otomatis, sistem akses tanpa kunci berbasis NFC, port USB untuk pengisian daya perangkat, alarm anti-pencurian, bagasi berkapasitas 34 liter, serta jok panjang.
Retail Training Ofero Indonesia, Zhaenal Fanani, mengatakan pengembangan Carria 1 disesuaikan dengan kebutuhan pengguna di Indonesia yang memerlukan kendaraan untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
"Kami mengembangkan Carria 1 dengan memahami bahwa kebutuhan pengguna di Indonesia sangat beragam. Kendaraan operasional harus mampu digunakan setiap hari, menghadapi berbagai kondisi jalan, membawa kebutuhan kerja maupun keluarga, serta tetap memberikan rasa aman dan nyaman saat dikendarai. Karena itu, kami membekali Carria 1 dengan berbagai fitur keselamatan dan teknologi yang mendukung pengalaman berkendara yang lebih andal," jelas Zhaenal Fanani.