← Beranda
Jangan Tunggu Asap Keluar! Simak 6 Cara Mencegah Mesin Mobil Overheat
Nanda PrayogaJumat, 3 Juli 2026 | 22.51 WIB
Ilustrasi mesin mobil overheat.(Jcomp/Freepik)

 

 

JawaPos.com - Mesin mobil yang mengalami overheat bukan hanya membuat perjalanan terganggu, tetapi juga bisa memicu kerusakan serius pada berbagai komponen. Jika dibiarkan, biaya perbaikannya pun bisa menguras kantong karena melibatkan sistem pendingin hingga mesin.

Kabar baiknya, kondisi tersebut sebenarnya bisa dicegah dengan perawatan sederhana yang dilakukan secara rutin. Mulai dari mengecek radiator hingga memastikan kondisi oli tetap prima, berikut 6 langkah yang bisa dilakukan agar mesin mobil tetap bekerja pada suhu ideal seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Cek Kondisi Upper Tank dan Lower Tank Radiator

Luangkan waktu untuk memeriksa upper tank dan lower tank radiator, terutama jika komponen tersebut berbahan plastik. Paparan panas mesin secara terus-menerus dapat membuatnya retak atau getas. Jika terjadi kebocoran, cairan pendingin akan berkurang dan kemampuan radiator menjaga suhu mesin pun menurun.

 

2. Pastikan Selang dan Tutup Radiator Masih Layak

Selang radiator yang sudah mengeras atau kehilangan kelenturannya sebaiknya segera diganti karena berisiko bocor saat bekerja di bawah tekanan tinggi. Selain itu, periksa juga kondisi karet pada tutup radiator. Bila sudah aus atau mengeras, tekanan di dalam sistem pendingin tidak akan terjaga dengan baik sehingga cairan pendingin bisa keluar tidak sebagaimana mestinya.

 

3. Gunakan Radiator Coolant, Jangan Hanya Air Biasa

Mengisi radiator hanya dengan air biasa memang terlihat praktis, tetapi dalam jangka panjang bisa memicu munculnya karat dan endapan pada saluran pendingin. Karena itu, gunakan radiator coolant sesuai rekomendasi agar sistem pendingin tetap bersih, terhindar dari korosi, dan mampu menjaga suhu mesin lebih optimal.

 

4. Bersihkan dan Periksa Kipas Radiator

Kipas radiator memiliki peran penting dalam membantu membuang panas dari radiator. Debu, daun kering, atau kotoran lain yang menempel dapat mengurangi aliran udara sehingga proses pendinginan menjadi kurang maksimal. Pastikan kipas bersih dan masih berputar dengan normal agar suhu mesin tetap stabil.

 

5. Rutin Memantau Level Oli Mesin

Selain melumasi komponen yang saling bergesekan, oli juga membantu menyerap dan mengurangi panas di dalam mesin. Oleh karena itu, pastikan volume oli selalu berada pada batas yang dianjurkan dengan memeriksanya menggunakan dipstick. Jangan lupa juga mengganti oli secara berkala sesuai jadwal.

Baca Juga: Cuaca Panas Bisa Bikin Oli Mesin Cepat Menguap, Ketahui Dampaknya untuk Mobil

6. Perhatikan Kondisi V-Belt

V-belt yang mulai retak, aus, atau terlihat getas sebaiknya jangan diabaikan. Komponen ini berfungsi menggerakkan water pump pada banyak mobil. Jika sampai putus saat kendaraan digunakan, sirkulasi cairan pendingin akan terhenti dan risiko mesin mengalami overheat akan meningkat drastis. Segera lakukan penggantian bila sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan