JawaPos.com - Persaingan di segmen kendaraan listrik premium semakin memanas. Kolaborasi Huawei dan Chery melalui merek Luxeed kembali menjadi sorotan setelah dokumen terbaru Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok mengungkap sosok SUV terbaru mereka, Luxeed RX.
Mengutip dari laman cnc, Jumat (12/6) disebutkan model anyar ini diposisikan sebagai FUV (Fashion Utility Vehicle), sebuah SUV bergaya sporty yang menggabungkan performa, teknologi canggih, dan desain futuristis.
Namun bukan hanya spesifikasinya yang menarik perhatian, melainkan juga kemiripan desainnya dengan Ferrari Purosangue yang memicu perdebatan di dunia otomotif.
Secara tampilan, Luxeed RX hadir dengan grille depan tertutup khas kendaraan listrik modern, lampu depan berbentuk huruf L yang tajam, serta desain bumper agresif dengan tiga saluran udara.
Siluet bodi yang rendah dipadukan dengan diffuser belakang berukuran besar menciptakan karakter sporty yang langsung mengingatkan banyak pengamat pada Ferrari Purosangue.
Dari sisi dimensi, Luxeed RX memiliki panjang 5.020 mm, lebar 2.007 mm, dan tinggi 1.585 mm, dengan wheelbase mencapai 3.000 mm.
Ukuran tersebut menempatkannya di segmen SUV premium berukuran besar yang menawarkan kabin lapang sekaligus stabilitas berkendara yang lebih baik.
Keunggulan utama Luxeed RX terletak pada teknologi yang dibawanya. SUV ini dibekali empat sensor LiDAR yang menjadi bagian dari sistem bantuan mengemudi pintar generasi terbaru.
Selain itu, kendaraan ini juga memanfaatkan teknologi pengecoran cetakan kontrol termal elektromagnetik, sebuah inovasi yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi produksi sekaligus kualitas struktur kendaraan.
Untuk urusan performa, Luxeed RX akan tersedia dalam dua pilihan penggerak. Varian motor tunggal mampu menghasilkan tenaga hingga 277 kW atau setara 372 hp.
Sementara versi motor ganda mengombinasikan motor listrik berdaya 160 kW dan 277 kW, sehingga total tenaga yang dihasilkan mencapai 437 kW atau sekitar 587 hp.
Dengan spesifikasi tersebut, Luxeed RX diprediksi akan menjadi salah satu SUV listrik paling bertenaga yang pernah diluncurkan oleh Huawei dan Chery.
Namun, peluncuran kendaraan ini tidak lepas dari kontroversi. Sebelumnya, petinggi Luxeed mengklaim bahwa perusahaan telah merekrut mantan kepala desainer Ferrari untuk memperkuat pengembangan produk mereka.
Pernyataan tersebut langsung memancing perhatian publik dan menimbulkan berbagai spekulasi.
Kontroversi semakin berkembang setelah pihak Ferrari mempertanyakan kebenaran klaim tersebut.
Sejumlah pengamat otomotif dan netizen juga menyoroti bahwa posisi kepala desainer Ferrari diketahui relatif stabil selama bertahun-tahun, sehingga memunculkan keraguan terhadap pernyataan yang beredar.
Terlepas dari polemik tersebut, Luxeed RX tetap menjadi salah satu model yang paling dinantikan di pasar otomotif Tiongkok tahun ini.
Kehadirannya juga menjadi bagian dari strategi Huawei dan Chery untuk memperkuat posisi mereka di segmen kendaraan listrik premium yang saat ini semakin kompetitif.
Luxeed RX dijadwalkan melakoni debut resminya pada musim gugur tahun ini. Model tersebut diharapkan mampu mendongkrak kembali penjualan Luxeed yang dalam beberapa bulan terakhir mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dengan kombinasi desain yang atraktif, teknologi berkendara pintar, serta performa tinggi, Luxeed RX berpotensi menjadi penantang serius bagi sejumlah SUV listrik premium yang telah lebih dulu hadir di pasar global.