← Beranda
7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek usai Libur Panjang, Jangan Sampai Mogok Mendadak
Dinarsa KurniawanSenin, 18 Mei 2026 | 02.03 WIB
Ilustrasi pengecekan kaki-kaki usai mobil dipakai perjalanan jauh selama libur panjang. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com – Libur panjang sering dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian jarak jauh menggunakan mobil pribadi. Mulai dari mudik, road trip, hingga liburan keluarga ke luar kota membuat kendaraan bekerja lebih berat dibanding penggunaan harian biasa.

Setelah menempuh perjalanan panjang, pemilik kendaraan sebaiknya tidak langsung membiarkan mobil digunakan tanpa pemeriksaan. Ada sejumlah komponen penting yang wajib dicek untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima dan aman dipakai beraktivitas kembali.

Berikut tujuh komponen mobil yang perlu diperiksa setelah libur panjang:

1. Oli Mesin

Oli mesin menjadi komponen pertama yang wajib dicek setelah mobil dipakai perjalanan jauh. Pelumas bekerja ekstra menjaga suhu dan gesekan mesin selama perjalanan.

Periksa volume dan warna oli menggunakan dipstick. Jika warna oli sudah terlalu hitam atau volumenya berkurang drastis, sebaiknya segera lakukan penggantian agar performa mesin tetap optimal.

 

2. Kondisi Ban

Ban menjadi satu-satunya komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan. Perjalanan jauh dengan muatan penuh biasanya membuat tekanan dan permukaan ban bekerja lebih keras.

Cek tekanan angin, ketebalan tapak, hingga kemungkinan adanya benjolan atau retak pada dinding ban. Jangan lupa periksa juga ban cadangan untuk mengantisipasi kondisi darurat.

 

3. Kampas dan Sistem Rem

Sistem pengereman sangat vital untuk keselamatan. Setelah melewati perjalanan panjang, terutama jalur macet atau pegunungan, kampas rem bisa mengalami aus lebih cepat.

Jika muncul bunyi berdecit, pedal terasa lebih dalam, atau pengereman kurang responsif, segera lakukan pemeriksaan di bengkel sebelum mobil kembali digunakan rutin.

 

4. Air Radiator dan Sistem Pendingin

Mesin yang bekerja dalam waktu lama berpotensi mengalami peningkatan suhu signifikan. Karena itu, kondisi radiator dan cairan pendingin wajib dicek setelah liburan.

Pastikan volume coolant masih sesuai batas normal dan tidak ada kebocoran pada selang radiator. Mesin yang overheat dapat memicu kerusakan serius jika dibiarkan.

 

5. Aki Mobil

Aki juga perlu mendapat perhatian, terutama jika mobil sempat lama terjebak macet atau banyak menggunakan perangkat elektronik seperti AC dan charger selama perjalanan.

Periksa tegangan aki dan pastikan terminal tidak berkarat. Tanda aki mulai melemah biasanya terlihat dari starter yang terasa lebih berat.

 

6. Filter Udara

Debu dan kotoran selama perjalanan jauh dapat membuat filter udara cepat kotor. Padahal, komponen ini berfungsi menyaring udara yang masuk ke ruang pembakaran mesin.

Filter udara yang terlalu kotor bisa membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros dan tenaga mesin menurun. Jika kondisinya sudah hitam pekat, sebaiknya segera diganti.

 

7. Kaki-Kaki dan Suspensi

Jalan rusak, lubang, hingga polisi tidur yang dilalui saat liburan bisa memengaruhi kondisi kaki-kaki mobil. Komponen ini penting untuk menjaga kenyamanan dan stabilitas kendaraan.

Baca Juga: 7 Komponen Mobil Hybrid dan Listrik yang Wajib Dicek usai Mudik Jarak Jauh

Baca Juga: Panduan Lengkap Cek Mobil sebelum Mudik: 10 Komponen Wajib Diinspeksi agar Perjalanan Aman

Jika muncul bunyi aneh saat melewati jalan bergelombang atau setir terasa tidak stabil, ada kemungkinan suspensi atau bagian kaki-kaki mengalami masalah dan perlu dicek lebih lanjut. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan