JawaPos.com - Motul kembali melanjutkan program edukasi bertajuk Motul Performance Solution (MPS) dengan menyambangi Kota Medan, mingg lalu (23/4). Kegiatan yang berlangsung di Grand Mercure Medan ini diikuti sekitar 30 peserta dari 16 bengkel terpilih. Sebelumnya, program serupa juga telah digelar di Surabaya dan Yogyakarta.
Program Motul Performance Solution (MPS) menjadi bagian dari upaya Motul untuk mengedukasi pengguna sepeda motor mengenai pentingnya perawatan kendaraan secara menyeluruh, bukan hanya sekadar mengganti oli mesin.
Managing Director PT Motul Indonesia Energy, Welmart Purba, mengatakan masih banyak pengguna motor yang menganggap servis kendaraan cukup dilakukan lewat penggantian oli rutin.
Padahal, menurutnya, performa motor juga dipengaruhi beberapa komponen dan cairan pendukung lainnya.
Baca Juga: 9 Langkah Perawatan Mobil dan Motor Hasil Lelang Sebelum Dipakai Mudik Lebaran
“Melalui Motul Performance Solution, kami ingin mengubah pola pikir pengguna motor bahwa perawatan kendaraan harus dilakukan secara lebih menyeluruh demi menjaga performa dan kenyamanan berkendara,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Motul juga memperkenalkan pentingnya penggunaan produk pendukung lain diantaranya Scooter Gear Oil, Engine Clean System, Fuel System Clean dan Brake Fluid.
Produk-produk tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga performa mesin dan kenyamanan motor untuk penggunaan harian maupun jarak jauh.
Libatkan Bengkel Modern
Program MPS dijalankan melalui jaringan bengkel rekanan yang telah memenuhi standar layanan Motul. Bengkel yang terlibat merupakan bengkel independen dengan konsep layanan modern, alur kerja lebih rapi, serta fasilitas yang mendukung kenyamanan konsumen.
Selain edukasi teknis, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman bengkel mengenai standar servis kendaraan roda dua yang lebih optimal.
Motul menilai perawatan motor secara menyeluruh menjadi penting seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat.
Dengan servis yang tepat, performa kendaraan dapat tetap terjaga, konsumsi bahan bakar lebih optimal, serta komponen motor memiliki usia pakai lebih panjang.
Program edukasi seperti ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran pengguna motor terhadap pentingnya servis berkala yang sesuai standar.