JawaPos.com - Rolls-Royce Motor Cars resmi memperkenalkan Project Nightingale, sebuah koleksi Coachbuild terbaru yang menghadirkan interpretasi baru dari kemewahan otomotif modern.
Nama “Nightingale” diambil dari istilah Prancis Le Rossignol, yang berarti burung bulbul, sekaligus merujuk pada rumah para desainer di dekat kediaman musim dingin Sir Henry Royce di French Riviera.
Mobil Listrik Dua Kursi dengan Desain Ikonik
Project Nightingale hadir sebagai mobil dua penumpang dengan atap terbuka (open-top) yang mengusung desain dramatis dan proporsi besar khas Rolls-Royce.
Mobil ini dibangun menggunakan platform aluminium “Architecture of Luxury” dan mengusung sistem penggerak listrik sepenuhnya. Hasilnya adalah pengalaman berkendara yang nyaris tanpa suara—menjadi ciri khas baru mobil listrik ultra mewah.
Desainnya terinspirasi dari mobil eksperimental Rolls-Royce era 1920–1930-an, khususnya lini “EX”, dengan sentuhan gaya Streamline Moderne yang menonjolkan garis halus dan tampilan monolitik.
Produksi Terbatas, Hanya 100 Unit di Dunia
Project Nightingale bukan sekadar konsep biasa. Mobil ini akan diproduksi secara terbatas hanya 100 unit di seluruh dunia, dengan proses pembuatan tangan (coachbuilt) di fasilitas Rolls-Royce di Goodwood, Inggris.
Unit ini juga tidak dijual bebas, melainkan hanya ditawarkan melalui undangan kepada klien terpilih yang memiliki kedekatan khusus dengan brand Rolls-Royce.
Rencananya, pengiriman ke konsumen akan dimulai pada tahun 2028.
Gabungkan Desain Bebas dan Teknologi Masa Depan
CEO Rolls-Royce Motor Cars, Chris Brownridge, menyebut Project Nightingale sebagai proyek paling ambisius yang pernah dibuat.
Mobil ini menggabungkan tiga elemen utama yang belum pernah hadir bersamaan sebelumnya yaitu kebebasan desain penuh ala coachbuild, teknologi penggerak listrik yang senyap, serta sensasi berkendara terbuka yang mewah dan tenang.
Sementara itu, Direktur Desain Rolls-Royce, Domagoj Dukec, menyebut model ini sebagai tonggak baru yang akan memengaruhi arah desain Rolls-Royce di masa depan.
Siap Masuk Tahap Uji Global
Saat ini, Project Nightingale masih berada pada tahap pengembangan akhir. Rolls-Royce akan memulai program uji global untuk validasi performa dan teknologi dalam waktu dekat.
Beberapa detail desain bahkan membutuhkan teknik manufaktur baru yang masih terus dikembangkan.
Project Nightingale menjadi bukti bahwa Rolls-Royce terus mendorong batas inovasi, menggabungkan warisan desain klasik dengan teknologi listrik modern.
Dengan produksi terbatas dan konsep ultra eksklusif, mobil ini diprediksi menjadi salah satu karya paling prestisius dalam sejarah otomotif mewah dunia.