← Beranda
Mobil Listrik vs Hybrid: Lebih Hemat Mana? Ini 7 Perbandingan Pentingnya
Dinarsa KurniawanJumat, 10 April 2026 | 17.11 WIB
Mobil listrik dan mobil hybrid kini kerap menjadi pilihan, karena dianggap lebih hemat dibandingkan mobil ICE. (Grafis: Gemini AI)

 

 

JawaPos.com-Perkembangan teknologi otomotif menghadirkan dua pilihan kendaraan ramah lingkungan yang semakin populer, yakni mobil listrik (EV) dan mobil hybrid.

Keduanya digadang-gadang lebih hemat dibanding mobil konvensional berbahan bakar minyak (BBM). Namun, di antara keduanya, mana yang sebenarnya lebih irit di kantong?

Berikut 7 perbandingan penting mobil listrik vs hybrid yang wajib Anda ketahui:

1. Biaya Energi (BBM vs Listrik)

Mobil listrik jelas unggul dalam hal biaya energi. Mengisi daya listrik per km umumnya jauh lebih murah dibandingkan membeli bensin.

Sementara itu, mobil hybrid masih membutuhkan BBM meski konsumsi bahan bakarnya lebih efisien karena dibantu motor listrik.

Kesimpulan: Mobil listrik lebih hemat untuk pemakaian harian.

 

2. Harga Beli Awal

Mobil listrik umumnya memiliki harga lebih tinggi karena teknologi baterai yang mahal.

Sebaliknya, mobil hybrid cenderung lebih terjangkau dan sudah banyak pilihan di pasar Indonesia.

Kesimpulan: Hybrid lebih ramah di kantong saat pembelian awal.

 

3. Biaya Perawatan

Mobil listrik memiliki komponen yang lebih sedikit, tanpa oli mesin, tanpa transmisi komplek. Dampaknya, biaya servis lebih rendah.

Mobil hybrid tetap memiliki mesin bensin, sehingga perawatannya mirip mobil konvensional meski sedikit lebih efisien.

Kesimpulan: Mobil listrik lebih unggul dalam biaya perawatan.

 

4. Efisiensi di Perkotaan

Dalam kondisi macet atau stop-and-go, mobil listrik sangat efisien karena tidak boros energi saat berhenti.

Hybrid juga efisien di kota, tetapi tetap ada konsumsi BBM ketika mesin aktif.

Kesimpulan: Mobil listrik lebih optimal di perkotaan.

 

5. Jarak Tempuh dan Fleksibilitas

Mobil hybrid lebih fleksibel karena bisa menggunakan BBM saat baterai habis—tidak perlu khawatir kehabisan daya.

Sebaliknya, mobil listrik bergantung pada ketersediaan stasiun pengisian (SPKLU).

Kesimpulan: Hybrid lebih unggul untuk perjalanan jauh.

 

6. Infrastruktur Pengisian

Di Indonesia, SPKLU masih terus berkembang dan belum merata, terutama di luar kota besar.

Hybrid tidak memiliki kendala ini karena bisa mengandalkan SPBU.

Kesimpulan: Hybrid lebih praktis saat ini.

 

7. Nilai Jangka Panjang

Mobil listrik berpotensi lebih hemat dalam jangka panjang karena biaya operasional rendah.

Namun, nilai jual kembali dan umur baterai masih menjadi pertimbangan bagi sebagian konsumen.

Kesimpulan: Mobil listrik unggul, tapi tergantung penggunaan.

Baca Juga: 5 Tips Eco Driving saat Terjebak Macet Panjang Arus Balik Lebaran, Hemat BBM dan Tetap Nyaman

Kesimpulannya, Mana Lebih Hemat?

Jika digunakan untuk mobilitas harian di dalam kota, mobil listrik jelas lebih hemat dari sisi energi dan perawatan.

Namun, jika Anda membutuhkan kendaraan fleksibel untuk perjalanan jauh tanpa bergantung pada infrastruktur заряд, mobil hybrid bisa jadi pilihan yang lebih realistis. Pilihan terbaik kembali pada kebutuhan dan gaya berkendara Anda. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan