← Beranda
Changan Bikin Teknologi Hybrid Baru, SUV Bisa Irit 3,5 L/100 Km
Dony Lesmana Eko PutraKamis, 2 April 2026 | 03.00 WIB
Mesin Changan CS75 Plus HEV. (Istimewa)

JawaPos.com - Changan Automobile resmi memperkenalkan teknologi hybrid terbaru bernama BlueCore Super Engine di Chongqing, China. Teknologi ini dikembangkan untuk menghadirkan efisiensi bahan bakar lebih baik, tenaga besar, serta kenyamanan berkendara yang lebih halus.

Sistem hybrid baru ini diklaim tetap memberikan pengalaman berkendara yang mirip mobil bensin biasa, tanpa membuat pengemudi harus mengubah kebiasaan sehari-hari.

Klaim BBM Lebih Irit

Mengutip dari laman carnewchina, Rabu (1/4), Changan menyebut teknologi BlueCore Super Engine mampu menekan konsumsi bahan bakar secara signifikan. Untuk penggunaan perkotaan, konsumsi BBM diklaim bisa mencapai sedan: 2,98 liter/100 km dan SUV: 3,54 liter/100 km.

Angka tersebut menjadikan teknologi ini sebagai salah satu fokus baru Changan dalam menghadapi tren elektrifikasi.

BlueCore Super Engine menggunakan arsitektur hybrid iDE-H dengan konfigurasi P1+P3. Secara sederhana di kecepatan rendah hingga menengah, mobil lebih banyak mengandalkan motor listrik, di kecepatan tinggi, mesin bensin akan ikut bekerja lebih aktif.

Sistem ini juga dilengkapi teknologi manajemen energi berbasis AI, yang diklaim mampu menyesuaikan karakter berkendara pengemudi agar efisiensi dan respons tetap optimal.

Changan juga membekali sistem ini dengan mesin hybrid injeksi langsung bertekanan tinggi 500 bar. Mesin tersebut diklaim memiliki efisiensi termal tinggi, getaran dan kebisingan lebih rendah, performa lebih halus saat digunakan harian.

Debut Perdana di Changan CS75 Plus HEV
Model pertama yang menggunakan teknologi ini adalah Changan CS75 Plus BlueCore Super Engine atau versi hybrid dari CS75 Plus generasi keempat.

SUV ini tetap mempertahankan desain dasar versi bensinnya, tetapi mendapat identitas hybrid yang lebih modern. Di bagian kabin, Changan juga tetap mempertahankan desain minimalis dengan layar ganda terintegrasi.

Untuk performa, sistem penggeraknya menggabungkan mesin 1.5T dengan tenaga 148 hp, motor listrik 241 hp. Kombinasi ini membuat CS75 Plus HEV diklaim tetap bertenaga namun irit bahan bakar.

Ke depan, Changan berencana memperluas penggunaan BlueCore Super Engine ke lebih banyak model. Pabrikan asal China itu juga menyiapkan pengembangan lanjutan untuk teknologi plug-in hybrid (PHEV) dan range extender (EREV).

Langkah ini menunjukkan bahwa Changan sedang serius memperkuat lini elektrifikasinya untuk pasar masa depan.

Peluncuran BlueCore Super Engine menjadi langkah penting Changan dalam persaingan teknologi hybrid. Fokus utamanya jelas: lebih irit, tetap bertenaga, dan nyaman dipakai harian.

Dengan debut di CS75 Plus HEV, teknologi ini berpotensi menjadi salah satu senjata baru Changan untuk bersaing di pasar kendaraan elektrifikasi yang semakin ramai.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra