← Beranda
8 Cara Membersihkan Saringan Udara Motor yang Benar, Mesin Lebih Irit dan Bertenaga
Fatah ElhuseinSenin, 30 Maret 2026 | 14.25 WIB
Ilustrasi: Filter udara sepeda motor. (Wahana Honda)

 

 

JawaPos.com-Saringan udara merupakan salah satu komponen penting pada sepeda motor yang kerap luput dari perhatian pemilik kendaraan. Padahal, perannya sangat vital dalam menjaga kualitas udara yang masuk ke ruang bakar tetap bersih dari debu dan kotoran.

Jika filter udara dibiarkan kotor, aliran udara ke mesin akan terhambat. Kondisi ini bisa berdampak pada penurunan performa, konsumsi bahan bakar yang lebih boros, hingga munculnya gejala mesin “ngelitik”. Oleh karena itu, perawatan rutin pada komponen ini menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Mengacu pada panduan dari pabrikan seperti Suzuki dan Honda, membersihkan saringan udara motor sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah dengan langkah yang tepat dan aman.

Berikut delapan langkah membersihkan saringan udara motor agar performa tetap optimal:

1. Siapkan Alat dan Bahan

Sebelum mulai, pastikan semua perlengkapan sudah tersedia. Beberapa alat yang dibutuhkan antara lain obeng sesuai jenis baut, kompresor udara atau semprotan angin, air bersih, kain lap, serta deterjen khusus untuk filter berbahan busa. Persiapan yang matang akan membuat proses pembersihan lebih efisien.

 

2. Temukan Letak Filter Udara

Lokasi filter udara berbeda pada setiap jenis motor. Pada motor bebek dan sport, umumnya berada di bawah jok. Sementara motor matic biasanya menempatkan filter di dekat area CVT, tepatnya di sisi kiri bodi kendaraan.

 

3. Keluarkan Filter dengan Hati-hati

Setelah boks filter terbuka, keluarkan filter secara perlahan agar tidak merusak bentuknya. Sekalian periksa kondisinya—jika terlihat sobek atau berubah bentuk, sebaiknya filter langsung diganti.

 

4. Bersihkan Sesuai Jenis Filter

Metode pembersihan tergantung pada bahan filter:

Filter kertas (dry paper): cukup diketuk perlahan atau disemprot angin bertekanan rendah dari arah dalam ke luar. Jangan dicuci dengan air.

Filter busa (foam): bisa dicuci menggunakan air sabun, diremas perlahan tanpa dipelintir, lalu dibilas hingga bersih.

Filter kapas (cotton): dibersihkan dengan air hangat dan sabun khusus, kemudian dikeringkan dan diberi pelumas khusus filter.

 

5. Gunakan Kompresor dengan Tekanan Rendah

Jika memakai kompresor, pastikan tekanan angin tidak terlalu kuat. Tekanan berlebih justru dapat merusak struktur filter dan mengurangi efektivitas penyaringan.

 

6. Pastikan Filter sudah Kering

Sebelum dipasang kembali, pastikan filter benar-benar kering. Filter yang masih basah bisa mengganggu proses pembakaran dan berisiko merusak komponen mesin.

 

7. Pasang Kembali dengan Benar

Pasang filter ke dalam boks sesuai posisi semula, lalu tutup rapat. Pastikan tidak ada celah agar kotoran tidak mudah masuk ke sistem.

 

8. Perhatikan Jadwal Penggantian

Selain dibersihkan, filter udara juga memiliki usia pakai. Umumnya, penggantian dilakukan setiap 10.000 hingga 16.000 kilometer, tergantung kondisi penggunaan. Jika sudah terlalu kotor atau rusak, pembersihan saja tidak cukup.

Baca Juga: Jangan Anggap Enteng, Ini 4 Risiko Telat Ganti Filter Udara Mobil

Merawat saringan udara secara rutin bukan hanya menjaga performa mesin tetap optimal, tetapi juga membantu efisiensi bahan bakar dan memperpanjang usia kendaraan. Dengan langkah sederhana ini, motor tetap nyaman digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan jauh. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan