← Beranda
Jetour T2 Makin Dekat Market Indonesia, Harga Mepet Suzuki Jimny Tapi Sekelas Jeep Rubicon
Rian AlfiantoRabu, 24 September 2025 | 18.05 WIB
SUV Jetour T2 dikabarikan segera dipasarkan di Indonesia. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

 

JawaPos.com-Pasar SUV boxy di Indonesia selama ini identik dengan mobil premium berharga miliaran rupiah. Nama-nama besar seperti Jeep Wrangler Rubicon atau Toyota Land Cruiser 300 menjadi simbol maskulinitas dan ketangguhan, meski hanya bisa dijangkau kalangan tertentu. 

Baca Juga: Pameran Motor IMOS 2025 Resmi Dibuka, Kemenperin Harap Tahun Ini Catatkan Transaksi Lebih Tinggi dari Tahun Sebelumnya 

Kehadiran Jetour T2 yang tengah disiapkan PT Jetour Motor Indonesia bisa menjadi angin segar. Brand otomotif asal Tiongkok ini mencoba menawarkan SUV dengan desain gagah dan performa modern, tapi dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Jetour Motor Indonesia sejauh ini masih mengungkap T2 secara bertahap. Dalam acara presentasi di Jakarta Selatan, Selasa (23/9), Jetour menampilkan varian 2.0 liter turbo all-wheel drive, bahkan membawa versi modifikasi yang semakin menonjolkan karakternya sebagai SUV petualang.

“Kami dengan bangga menampilkan Jetour T2 dalam versi modifikasi khusus. Hal ini menegaskan T2 yang penuh jiwa petualang dan kemampuan beradaptasi, sekaligus menunjukkan bagaimana desainnya dapat dipersonalisasi agar sesuai dengan berbagai gaya hidup,” ujar Caroline Ling, Vice President Sales & Marketing PT Jetour Motor Indonesia.

Bicara performa, Irwan Nugraha Kurnia, Product Senior Manager Jetour Motor Indonesia, menjelaskan bahwa T2 2.0 turbo menghasilkan tenaga 245 PS dengan torsi maksimal 375 Nm. 

Akselerasinya cukup agresif, 0–100 km/jam ditempuh hanya dalam 8,7 detik. Angka ini membuat T2 tidak hanya mengandalkan desain, tapi juga tenaga yang bisa bersaing dengan SUV lain di kelas menengah.

Meski publik sudah penasaran, Jetour masih menutup rapat harga resmi T2 di Indonesia. Namun, data Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang diunggah di situs Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta memberi gambaran awal. 

Tercatat tiga varian Jetour T2 yang sudah didaftarkan:

- T2 PHEV 1.5 TD-1DHT 4x2: Rp 305 juta
- T2 1.5 TD-7DCT 4x2: Rp 275 juta
- T2 2.0 TD-7CT 4x4: Rp 295 juta

Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia Moch Ranggy Radiansyah, menegaskan, bahwa NJKB hanya data administratif untuk kepentingan pajak. Meski bukan harga resmi, angka ini bisa menjadi patokan bahwa harga jual ke konsumen kemungkinan berada di kisaran Rp 400–500 jutaan.

Jika benar berada di kisaran tersebut, Jetour T2 akan menempati celah yang cukup menarik. Pasalnya, kompetitor SUV boxy di Indonesia saat ini terbagi dua kutub yakni segmen premium: Jeep Wrangler Rubicon (Rp 1,6 miliar), Toyota Land Cruiser 300 (Rp 2 miliar ke atas) dan segmen entry level: Suzuki Jimny 5 pintu (mulai Rp 460 jutaan).

Dengan desain boxy yang gagah, performa 2.0 turbo, serta banderol yang diprediksi setara Jimny namun jauh di bawah Rubicon, Jetour T2 bisa menjadi “jalan tengah” bagi konsumen yang menginginkan SUV dengan tampilan tangguh, fitur modern, dan harga lebih realistis.

Diketahui juga, tren SUV boxy yang belakangan semakin digemari anak muda dan pencinta off-road memberi peluang besar bagi Jetour T2. Model ini berpotensi menarik pembeli yang ingin naik kelas dari SUV kompak, atau mereka yang ingin gaya Rubicon tapi dengan harga lebih masuk akal.

Dengan strategi peluncuran bertahap, Jetour tampaknya ingin membangun rasa penasaran publik sekaligus menguji pasar sebelum mengumumkan harga resminya. Jika banderol finalnya tidak melenceng jauh dari estimasi, Jetour T2 bisa menjadi disruptor di segmen SUV boxy Indonesia. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan