JawaPos.com - Kendaraan patroli kepolisian identik dengan mobil besar dan bertenaga. Namun, Suzuki menawarkan pendekatan berbeda di Filipina dengan menghadirkan Carry Patrol Van dengan kapasitas 10 orang.
Kendaraan niaga berukuran kompak yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pemerintah daerah hingga aparat di tingkat barangay.
Suzuki Carry sendiri selama ini dikenal sebagai kendaraan niaga sederhana dengan desain cab-over. Di sejumlah pasar Asia, termasuk Filipina, Carry hadir dalam dimensi yang lebih besar dengan kapasitas angkut lebih banyak. Generasi yang sama juga telah diproduksi di Indonesia sejak 2019.
Seperti dilansir dari Carscoops, kini Suzuki memberikan sentuhan berbeda melalui varian Patrol Van. Kendaraan ini dikembangkan untuk kebutuhan unit pemerintah daerah, barangay, serta organisasi yang membutuhkan kendaraan operasional dengan kapasitas angkut besar dan biaya operasional relatif rendah.
Bagian depan masih mempertahankan desain kabin Carry standar. Namun, area belakang diubah menjadi modul angkut personel dengan konstruksi yang lebih tangguh. Kursi bangku di bagian belakang dapat diatur posisinya dan memungkinkan kendaraan membawa hingga 10 orang.
Modifikasi lainnya mencakup lantai berbahan pelat bordes (checkered plate), pijakan kaki samping di bagian belakang, serta penutup samping berbahan kanvas yang dapat digulung. Penutup tersebut juga dilengkapi sistem kunci terpadu.
Sebagai kendaraan patroli, Carry Patrol Van turut dibekali perangkat pendukung seperti lampu darurat di atap, sirene, dan pengeras suara eksternal. Fitur tersebut memungkinkan kendaraan digunakan untuk patroli maupun menyampaikan pengumuman kepada masyarakat.
Secara dimensi, Carry Patrol Van memiliki panjang 4.195 mm. Kendaraan ini tetap menggunakan sasis ladder frame dengan suspensi per daun di bagian belakang.
Untuk jantung pacu, Carry Patrol Van versi Filipina mengandalkan mesin bensin 1,5 liter empat silinder naturally aspirated. Mesin yang dipasang di bagian tengah tersebut menghasilkan tenaga 95 hp atau sekitar 97 PS, dengan torsi maksimum 135 Nm.
Tenaga mesin disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual lima percepatan. Meski bukan kendaraan yang ditujukan untuk pengejaran berkecepatan tinggi, Carry Patrol Van memiliki kapasitas muatan hingga 940 kg.
Selain varian patroli, Suzuki juga memperkenalkan Carry PUV Class 1. Model tersebut menyasar koperasi transportasi, layanan shuttle, hingga kebutuhan transportasi di resor.
Carry PUV Class 1 menggunakan modul belakang berbentuk kotak yang dilengkapi kursi panjang menghadap ke samping. Kabinnya memiliki ruang kepala lebih lega, jendela kanvas yang dapat digulung, serta alat pemadam api ringan (APAR).
Di Filipina, Suzuki Carry Patrol Van dipasarkan mulai PHP 822.000 atau sekitar Rp238,2 juta. Sementara Carry PUV Class 1 dibanderol PHP 849.000 atau sekitar Rp246 juta.
Adapun Carry versi standar memiliki harga mulai PHP 614.000 atau sekitar Rp177,9 juta. Seluruh model tersebut tersedia melalui jaringan dealer Suzuki di Filipina.
Menariknya, Carry Patrol Van juga berpotensi menarik perhatian penggemar kendaraan niaga sederhana di Amerika Serikat. Namun, mereka harus menunggu hingga kendaraan berusia minimal 25 tahun sebelum dapat mengimpornya untuk penggunaan pribadi, sesuai aturan impor kendaraan bekas di AS.