← Beranda
10 Penyebab Setir Mobil Goyang, Berikut Cara Mengatasinya agar Perjalanan Aman
Nanda PrayogaSelasa, 23 September 2025 | 18.35 WIB
Ilustrasi setir mobil bergetar bisa jadi merupakan indikasi kerusakan komponen lainnya. (Car From Japan)

JawaPos.com - ​Pernahkah kamu merasakan setir mobil bergetar atau goyang saat berkendara? Hal ini tentu sangat mengganggu dan bisa membahayakan keselamatan. Getaran pada setir bukan hanya sekadar ketidaknyamanan, melainkan bisa jadi pertanda ada masalah serius pada komponen mobilmu. 

Mengabaikannya bisa berakibat fatal, mulai dari hilangnya kendali hingga kecelakaan. Sebelum hal itu terjadi, ada baiknya kamu mengenali berbagai penyebab setir goyang agar bisa segera menanganinya.

​Masalah ini bisa muncul dari berbagai komponen, mulai dari bagian terkecil seperti baut hingga kerusakan besar pada mesin. Banyak orang sering kali tidak menyadari bahwa kebiasaan sepele seperti melindas lubang di jalan atau tidak melakukan perawatan rutin bisa menjadi pemicu utamanya. 

Dengan memahami penyebab-penyebab ini, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan dan perbaikan yang tepat, memastikan perjalananmu tetap aman dan nyaman.

Berikut 10 penyebab setir mobil goyang seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

​1. Ban Mobil Menggelembung

​Ban yang menggelembung menjadi salah satu penyebab utama setir goyang, terutama pada kecepatan rendah. Kondisi ini biasanya terjadi karena ban sudah terlalu tua atau kualitasnya kurang baik. Ban yang tidak rata akan menyebabkan getaran yang tidak stabil saat berputar.

Jika kamu melihat ada bagian ban yang menonjol seperti gelembung, segera ganti ban tersebut. Jangan ambil risiko dengan terus menggunakannya karena dapat membahayakan pengereman dan kendali mobil.

​2. Velg Penyok

​Velg yang penyok akibat sering melewati jalan berlubang juga bisa membuat setir mobil goyang. Velg adalah komponen penting yang menopang ban, dan ketidakseimbangan pada velg akan menyebabkan seluruh roda tidak berputar secara sempurna.

Jika velgmu penyok, mobil akan terasa tidak stabil dan setir akan bergetar. Oleh karena itu, usahakan untuk selalu berhati-hati saat melewati jalanan yang rusak untuk menjaga kondisi velg.

​3. Cross Joint Propeller Shaft Macet

​Pada mobil berpenggerak roda belakang, propeller shaft berfungsi menyalurkan tenaga dari transmisi ke gardan. Di bagian ujungnya, terdapat cross joint yang memungkinkan pergerakan fleksibel.

Jika komponen ini macet atau rusak, putaran tidak akan merata dan menyebabkan setir goyang. Kerusakan ini sering terjadi karena kurangnya pelumas atau sering terendam air. Jika kamu merasakan getaran aneh, segera periksa komponen ini di bengkel dan pastikan semua baut pengikatnya terpasang dengan kencang.

​4. Engine Mounting Rusak

​Engine mount berfungsi sebagai penahan mesin agar tetap stabil di posisinya. Jika komponen ini rusak, getaran mesin tidak akan tertahan dengan baik dan merembet hingga ke setir.

Masalah ini sering ditemukan pada mobil yang pernah mengalami benturan keras di bagian depan. Jika kamu berencana membeli mobil bekas, sangat penting untuk memeriksa kondisi engine mount agar terhindar dari masalah ini.

​5. Kampas Kopling dan Cover Clutch Aus

​Getaran pada setir juga bisa berasal dari kampas kopling dan flywheel yang aus atau permukaannya tidak rata. Pada mobil manual, ketiga komponen ini (flywheel, kampas kopling, dan penutup kanvas) bekerja sama untuk mentransfer tenaga.

Permukaan flywheel yang tidak rata dapat menyebabkan getaran yang terasa hingga ke setir. Untuk mengatasinya, periksa kondisi kopling set dan haluskan permukaan flywheel. Jika diperlukan, ganti satu set kopling di bengkel resmi agar kamu bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

​6. Link Stabilizer Rusak

​Pernahkah kamu mendengar bunyi "gluduk-gluduk" saat melewati jalanan yang rusak? Suara tersebut bisa jadi pertanda link stabilizer mobilmu bermasalah. Komponen ini berfungsi meredam guncangan dari jalan yang tidak rata.

Jika link stabilizer aus atau longgar, setir akan terasa tidak stabil dan menimbulkan bunyi yang mengganggu. Pastikan ball joint di kedua ujungnya tidak oblak atau pecah. Jika sudah aus, segera ganti satu set untuk memastikan kestabilan mobilmu.

​7. Perlu Spooring dan Balancing

​Ini adalah salah satu penyebab paling umum setir goyang. Jika roda mobil tidak seimbang (balancing) atau sudutnya tidak sejajar (spooring), mobil akan sulit berjalan lurus dan setir akan bergetar, bahkan di jalanan yang halus.

Spooring dan balancing rutin setiap 2-3 bulan sangat penting untuk memastikan kestabilan dan kenyamanan berkendara. Melakukan perawatan ini juga bisa memperpanjang umur ban mobilmu.

​8. Sudut Toe Terlalu Lebar

​Kondisi ini merupakan bagian dari permasalahan spooring. Sudut toe yang terlalu lebar akan membuat setir mobil sulit dikendalikan dan cenderung bergerak ke kanan atau ke kiri secara tidak menentu.

Masalah ini sangat berbahaya karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Solusinya adalah dengan segera melakukan spooring dan balancing untuk mengembalikan keselarasan roda dan membuat setir lebih mudah dikendalikan.

​9. Swing Arm dan Bushing Rusak

​Swing arm adalah komponen kaki-kaki mobil yang berfungsi mengayun. Di kedua ujungnya terdapat bushing atau ball joint yang membantunya berayun. Kerusakan pada bushing dapat menyebabkan mobil terasa melayang atau oleng saat melaju pada kecepatan tertentu.

Periksa kondisi swing arm apakah ada yang patah atau bengkok, serta pastikan karet pada bushing tidak retak atau pecah. Penggantian bushing biasanya dilakukan dengan cara dipres di bengkel.

​10. Kampas Rem Habis Sebelah

​Terakhir, setir yang goyang bisa disebabkan oleh kampas rem yang habis tidak merata di salah satu sisi. Hal ini membuat tekanan pengereman tidak seimbang dan bisa menyebabkan getaran pada setir saat kamu menginjak rem.

Penting untuk secara rutin memeriksa kondisi kampas rem mobilmu. Jika ada tanda-tanda keausan yang tidak merata, segera lakukan penggantian agar pengereman kembali optimal dan aman.

 

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah