JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengangkat Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan). Upacara pengangkatan ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (15/10). Pelantikan Alim sebagai Wamentan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 42M Tahun 2026 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.
Sosok Alim merupakan akademisi yang fokus pada bidang pertanian. Dia sebelumnya menjabat sebagai Rektor Intitut Pertanian Bogor (IPB) University. Lantas bagaimana riwayat serta kiprah Alim dalam memulai karirnya mulai dari pendidikan hingga menjabat sebagai Wamentan? Simak profil berikut ini.
Latar Belakang Pendidikan Alim Setiawan Slamet
Mengacu pada laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) IPB University, Alim menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) Teknologi Industri Pertanian di Institut Pertanian Bogor pada 2005. Alim kemudian melanjutkan pendidikan magister (S2) pada bidang yang sama di kampus tersebut dan lulus pada 2009.
Alim kemudian melanjutkan pendidikan doktoral (S3) di bidang Agricultural Marketing and Agribusiness di Ehime University, Jepang. Gelar doktornya diraih pada 2017.
Latar belakang pendidikan yang ditempuhnya itu berkaitan dengan pengelolaan industri pertanian, pemasaran produk, serta pengembangan agribisnis. Bidang tersebut memiliki keterkaitan dengan rantai pasok dan peningkatan nilai tambah produk pertanian.
Rekam Jejak Karier di IPB University
Karier Alim di IPB University tidak hanya berkutat pada kegiatan akademik. Dia juga pernah menduduki sejumlah jabatan manajerial di lingkungan kampus.
Berdasarkan profil resmi IPB, Alim pernah menjadi asisten rektor pada 2007–2012, terlibat dalam Komisi Kemahasiswaan Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen pada 2008–2013, serta menjabat Kepala Kantor Sekretariat Rektor pada 2013–2014.
Dia kemudian dipercaya menjadi Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier pada 2018–2022. Setelah itu, Alim menjabat Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur pada 2022–2025.
Pada Desember 2025, Majelis Wali Amanat IPB University menetapkan Alim sebagai rektor pengganti antarwaktu untuk periode 2025–2028. Penunjukan itu dilakukan setelah Arif Satria mengundurkan diri dari jabatan rektor untuk mengemban tugas sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Penunjukan Alim sebagai Wamentan membawanya dari lingkungan perguruan tinggi ke ranah pemerintahan. Latar belakang akademik dan pengalaman manajerialnya menjadi modal yang dibawanya ke Kementan.