← Beranda
Kapolri Luncurkan Empat Inovasi Digital untuk Perkuat Pelayanan dan Keselamatan Lalu Lintas
Dhimas Ginanjar• Jumat, 25 September 2026 | 22.04 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026). (Mabes Polri)

JawaPos.com - Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi momentum bagi Polri untuk mempercepat transformasi pelayanan lalu lintas. Perubahan diarahkan untuk menyederhanakan urusan masyarakat, meningkatkan transparansi pelayanan, dan menjaga keselamatan di jalan.

Semangat tersebut menjadi bagian dari Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026).

Mengusung tema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”, peringatan tahun ini menegaskan komitmen menghadirkan Polantas yang semakin humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Kapolri meluncurkan empat inovasi, yakni Pembayaran Tilang melalui Digital Korlantas, STNK Digital, Kios SIM, serta aplikasi web SIAP JALAN.

Keempat inovasi tersebut menyentuh berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari penyelesaian tilang, dokumen kendaraan, pencetakan SIM, hingga kesiapan sebelum berkendara.

Melalui Digital Korlantas, masyarakat dapat melakukan konfirmasi dan pembayaran titipan denda tilang secara digital. Prosesnya terhubung dengan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) hingga pelimpahan dana ke Rekening Penampungan Lainnya Kejaksaan.

Setelah putusan pengadilan, apabila nilai denda lebih rendah dari uang yang dititipkan, selisihnya dikembalikan kepada pengguna melalui sistem.

STNK Digital membawa dokumen kendaraan ke dalam ponsel masyarakat. Data kendaraan terhubung dengan pangkalan data Korlantas dan dilengkapi kode QR dinamis tersertifikasi.

Selain mempermudah masyarakat dan petugas saat pemeriksaan, sistem tersebut juga memperkuat perlindungan terhadap pemalsuan dokumen kendaraan.

Kemudahan juga diberikan melalui Kios SIM. Setelah melakukan perpanjangan SIM A atau SIM C secara digital melalui layanan SINAR, masyarakat dapat mencetak sendiri SIM fisik dengan memindai kode QR SIM Digital.

Dengan mekanisme tersebut, pengambilan SIM tidak lagi bergantung pada antrean di Satpas. Saat ini, satu unit Kios SIM tersedia sebagai prototipe.

Sementara itu, SIAP JALAN atau Sistem Asesmen Psikologis untuk Keselamatan Perjalanan membawa transformasi digital ke aspek pencegahan kecelakaan.

Pengemudi dapat melakukan asesmen melalui ponsel untuk mengetahui kesiapan sebelum melanjutkan perjalanan sekaligus mengenali faktor risiko yang dapat memengaruhi keselamatan berkendara.

Namun, transformasi Polantas tidak hanya berbicara mengenai teknologi. Dalam syukuran tersebut, Polri memberikan tali asih kepada keluarga anggota yang gugur saat bertugas serta bantuan kaki palsu dan kursi roda kepada korban kecelakaan.

Kapolri juga memberikan penghargaan kepada personel Polantas berprestasi.

Memasuki usia ke-71, transformasi Polantas diarahkan agar teknologi menjadi alat untuk membuat pelayanan lebih sederhana dan keselamatan semakin terjaga.

Ukuran keberhasilannya bukan hanya jumlah aplikasi yang diluncurkan, tetapi juga kemudahan masyarakat mendapatkan pelayanan dan keamanan mereka saat berada di jalan.

EDITOR: Dhimas Ginanjar