← Beranda
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Syahrul YunizarSenin, 14 September 2026 | 18.46 WIB
TB Mauhaw IX milik PT Pertamina Patra Niaga mengevakuasi korban KM Virgo Transport 8 (Basarnas Banjarmasin)

JawaPos.com - Tim SAR Gabungan mendetailkan data korban selamat dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa per Senin siang (14/9). Sebanyak 108 korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Sementara 6 orang korban meninggal dunia dan 129 hilang.

“Dari 243 korban, telah terevakuasi sebanyak 108 korban dalam kondisi selamat dan 6 korban dalam kondisi meninggal dunia. Sehingga korban dilaporkan masih dalam pencarian sejumlah 129 penumpang," ungkap Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.

Dari 114 korban yang sudah dievakuasi, sebanyak 85 diantaranya dibawa ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Sebanyak 17 orang dievakuasi oleh KN SAR Laksmana 241 dan TB Mauhaw IX. Rinciannya 16 korban selamat dan 1 korban meninggal dunia.

Dari kapal KN SAR Laksmana 241 dan TB Mauhaw IX inilah nama-nama yang selamat:

1. Dodit Mujiono (41 tahun) asal Situbondo

2. Yahya (23 tahun) asal Jombang

3. Apriyanto (34 tahun) asal Tulungagung

4. Edi Sutrisno (42 tahun) asal Kediri

5. Muh. Fathir (20 tahun) asal Garut

6. Deny Agung Presetno (31 tahun) asal Nganjuk

7. Herman (24 tahun) asal Banjarmasin

8. Nur Kartika Basmono (40 tahun) asal Tuban

9. Azam Umami (38 tahun) asal Pemalang

10. Syaiful Anwar (42 tahun) asal Blitar

11. Kukuh Sugiarto (39 tahun) asal Kediri

12. Nanang Yulianto (52 tahun) asal Purbalingga

13. Danang Yulianto (31 tahun) asal Klaten

14. Fajri Akbar (23 tahun) asal Tegal

15. Arief Yunianto (38 tahun) asal Lamongan

16. Rahmad (43 tahun) asal Banjarmasin

Selain itu, MV Haida mengevakuasi 69 orang yang terdiri atas sebelas anak buah kapal (ABK) dan 58 penumpang. Adapun sebelas ABK tersebut terdiri atas:

1. Didit Setiawan (46 tahun) sebagai ABK

2. Anif (34 tahun) sebagai Masinis IV

3. Devin (22 tahun) sebagai Kelasi

4. Irvan Purban (23 tahun) sebagai Mualim IV

5. Heri Risnandi sebagai Masinis I

6. Sumarsum (39 tahun) sebagai Kelasi

7. Ainul (26 tahun) sebagai Kelasi

8. Sugiono (29 tahun) sebagai Kelasi

9. Bayu (23 tahun) sebagai Kadet Deck

10. Juhadi sebagai Juru Mudi

11. Nurdianto sebagai Juru Mudi

Sementara itu, 58 penumpang yang telah didata dan dievakuasi melalui MV Haida terdiri atas Adi Suseno, Rais Dny, Rohim, Arief Tofan, Nanang Priyanto, Bayu Kusuma, Fransiskus Afridos, Arman Firmasyah, Anif Iwat, Sumarsum, Gunggun, Irfan Purba, Najib, Henvi, Rizal, Ahmad, Rizki, Rehan, Ahmad Akmal, Bagus, serta Wakid.

Kemudian ada nama Abdul Rohman, Andre Fajar, Faizal, Abu Bakar, Qimikus Poko, Ahmad Murdilah, Doni, Hermus, Heru Pramono, Iwan, Davio, Karna Ocit, Rino, Aldianus, Pujianto, Ponimin, Marsianus, Lucky Wahyu, Zahrim, Sachilin, Rianda, Prastika, Syaiful Nurudin, Lutfi Arisandi, Sifri, Heri, Arifin, Rizal, Fery, Lehadi, Agus, Shopian, Devin, Ainuli, Sugianto, serta Bambang Melon.

Sebagai kepala Basarnas, Syafii memastikan, operasi SAR terus dioptimalkan untuk pencarian seluruh korban hilang. Dengan mengerahkan kekuatan SAR dari unsur udara, laut, hingga personel berkemampuan khusus, salah satunya penyelaman dari Kopaska.

“Jadi, yang kami akan laksanakan operasi ini atas dasar memang ada korban yang dinyatakan masih dalam pencarian,” ucapnya.

Sebanyak 5 pesawat dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian dari udara. Sementara dari unsur laut, sebanyak 17 kapal yang diterjunkan ke lokasi kecelakaan. Diantarany KN SAR Laksamana, KN SAR Wisanggeni, KN SAR Kamajaya, KN SAR Permadi, KRI I Gusti Ngurah Rai, KRI Nalah, KRI Pulau Fanildo, dan KRI Canopus. Termasuk, melibatkan berbagai unsur seperti PSDKP, KKP, kepolisian, dan unsur-unsur Kementerian Perhubungan (Kemenhub). “Kami laksanakan dan hasil operasi kami akan arahkan dan akan kami maksimalkan,” tegasnya.

 

EDITOR: Diar Candra