JawaPos.com - Sebanyak 30 ambulans sukarelawan disiagakan untuk mengevakuasi korban Kapal Virgo Transport 8. Kapal itu mengalami kecelakaan di perairan Banjarmasin saat berlayar dari Surabaya, Minggu (13/9).
Koordinator Sukarelawan BPK Gamer Yuka Banjarmasin Gapuri mengatakan upaya ini dilakukan setelah mendapat arahan dari Basarnas. Mereka disiagakan ambulans di lokasi sebagai persiapan evakuasi korban.
Ini sebagai bentuk kesiapan menghadapi kemungkinan kedatangan korban. Korban bisa membutuhkan pertolongan medis dan evakuasi segera.
"Kalau kita lihat dari informasi tadi, ada yang meninggal, ada yang luka, ada yang macam-macam," ujar Gapuri saat bersiaga di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu.
Menurut Gapuri, ambulans relawan disiapkan untuk proses penanganan korban yang tiba di lokasi. Terutama bagi mereka yang butuh pertolongan sebelum ke fasilitas kesehatan.
"Ambulans yang disiagakan relawan telah dilengkapi sejumlah perlengkapan pendukung pertolongan awal. Antara lain oksigen, tandu, sarung tangan lateks, dan masker sesuai kondisi korban," katanya.
"Jumlah sekitar 30 ambulans tersebut merupakan armada relawan yang disiagakan sebagai dukungan tambahan. Ambulans pemerintah juga datang ke lokasi untuk memperkuat layanan medis dan evakuasi," tambah Gapuri.
Berdasarkan data hingga pukul 12.00 WIB, dari 243 penumpang, 103 berhasil dievakuasi. Rinciannya, 102 selamat dan satu meninggal dunia.
Tim SAR gabungan masih berjibaku melakukan pencarian korban. Unsur yang terlibat adalah TB Maha Ocean, TB TCP, MP Haida, KN SAR Laksamana, KRI Nala, KN Kunyit, dan 1 helikopter Basarnas.
Baca Juga: Versi BMKG Kondisi Cerah Saat Kapal Virgo Transport 8 Berangkat dari Surabaya
Helikopter itu berangkat dari Surabaya dan melaksanakan searching (pencarian) dari udara untuk menemukan korban yang hilang. (*)