JawaPos.com - BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya mengungkapkan fakta cuaca saat kapal Virgo Transport 8 bertolak pada Sabtu (12/9) pukul 10.13 WIB. Cuaca dilaporkan cerah ketika kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Pelabuhan Banjarmasin.
Koordinator prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya Ady Hermanto menjelaskan pada saat keberangkatan kapal, arah angin dominan dari Timur – Tenggara. Saat itu kecepatan angin maksimum mencapai 39 knots (72 km/jam).
"Lalu ketinggian gelombang laut antara 1-2.1 meter. Dengan kondisi cuaca secara umum cerah berawan," kata Ady dikonfirmasi JawaPos.com pada Minggu (13/9).
Kemudian pada Minggu (13/9) dini hari, Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Banjarmasin setelah dalam laporan terakhirnya menyebutkan adanya kondisi cuaca buruk.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan hingga pukul 12.00 WITA, berdasarkan laporan dari Nahkoda KN SAR Laksamana bahwa tinggi gelombang di lokasi pencarian antara 2 - 2,5 meter.
"Jadi sangat-sangat berisiko dan sangat riskan untuk kapal-kapal seperti kapal kami. Buat kapal dari Basarnas yang ukurannya 40 meter itu sudah sangat berisiko," katanya. Maka dari itu, upaya pencarian ini akan diprioritaskan menggunakan kapal besar.
"Jadi, kami upayakan semaksimal mungkin apa pun akan kami laksanakan untuk melaksanakan operasi SAR ini," jelasnya. Berdasarkan data hingga pukul 12.00 WIB. Dari 243 penumpang, 103 berhasil dievakuasi. Rinciannyanya 102 selamat, satu meninggal dunia.