← Beranda
Seleksi PPIH 2027: 174 Peserta Ikuti CAT di BKN Jakarta
Syahrul YunizarSabtu, 5 September 2026 | 16.18 WIB
174 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2027 melaksanakan Computer Assisted Test (CAT) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta Sabtu (5/9) (Dok Sahrul Yunizar/JawaPos.com).

JawaPos.com - Sebanyak 174 calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2027 melaksanakan Computer Assisted Test (CAT) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta Sabtu (5/9). Tahun ini, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membagi pelaksanaan CAT dalam dua gelombang.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj Rizka Anungnata menyampaikan bahwa tahun ini tes tertulis calon PPIH dilaksanakan bekerja sama dengan BKN. Tidak hanya di Jakarta, pelaksanaan CAT berlangsung di berbagai daerah.

”Hari ini, Sabtu tanggal 5 September 2026, kami Kementerian Haji dan Umrah bersama Badan Kepegawaian Negara melaksanakan tes tertulis sebagai rangkaian lanjutan dari penyelenggaraan penerimaan calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji tahun 2027,” kata Rizka kepada awak media.

Rizka menjelaskan bahwa khusus di Kantor BKN Jakarta, sebanyak 174 peserta yang mengikuti pelaksanaan ujian tertulis tersebut. Dia memastikan, setiap calon PPIH yang memenuhi passing grade akan diterima oleh Kemenhaj untuk mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya.

”Apabila dia melewati passing grade tentu kami akan terima, dan nanti masih ada kurang lebih 30 ribuan lagi calon petugas (haji) yang kami lakukan tes. Dan insya Allah dalam waktu dekat, 2 hari ini kami akan maksimalkan untuk verifikasi,” ujar Rizka.

Terpisah, Kemenhaj menyatakan sebanyak 75 ribu pendaftar yang ikut dalam seleksi PPIH Arab Saudi 2027. Animo pendaftar yang sangat tinggi mendorong Kemenhaj melaksanakan CAT dalam dua gelombang. Keputusan itu diambil sebagai penyesuaian tahapan seleksi agar proses verifikasi dilakukan secara cermat.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo menyampaikan bahwa pembagian pelaksanaan CAT menjadi dua gelombang dilakukan untuk menjaga ketelitian proses seleksi di tengah tingginya jumlah pendaftar.

”Jumlah pendaftarnya sangat besar. Karena itu, pelaksanaan CAT kami atur dalam dua gelombang agar proses seleksi tetap berjalan, sementara verifikasi administrasi juga tetap dapat dilakukan dengan cermat,” ujarnya.

Menurut Puji, pembagian gelombang pelaksanaan CAT tidak mengubah standar maupun ketentuan seleksi. Setiap peserta tetap harus memenuhi persyaratan dan masuk dalam kuota 3N untuk dapat mengikuti CAT. Ketentuan itu tetap berlaku dan tidak berubah.

 

”Tidak ada standar yang dikurangi. Setiap peserta tetap melalui proses dan ketentuan yang sama. Yang kami jaga adalah agar seluruh tahapan berjalan tertib, cermat, dan adil,” imbuhnya. Sesuai dengan jadwal CAT Gelombang satu tetap dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026.

Sementara CAT Gelombang dua direncanakan pada Sabtu, 12 September 2026. Tes itu dilakukan untuk peserta yang proses verifikasinya telah selesai, memenuhi persyaratan, dan masuk dalam kuota.

”Belum mengikuti Gelombang I bukan berarti tidak lolos. Proses verifikasi masih berlangsung. Peserta yang memenuhi ketentuan dan masuk dalam kuota akan mendapatkan kesempatan mengikuti CAT pada gelombang berikutnya,” jelasnya.

EDITOR: Diar Candra
Tags:haji