← Beranda
Prabowo Tegaskan Rusia Mitra Penting Indonesia, Dorong Penguatan Kerja Sama Strategis
Muhammad RidwanKamis, 3 September 2026 | 23.01 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin dalam acara Jamuan Santap Siang di Vladivostok, Kamis (3/9).

 

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan posisi Rusia sebagai salah satu mitra penting bagi Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat bertemu dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin dalam acara Jamuan Santap Siang di Vladivostok, Kamis (3/9).

Dalam pertemuan itu, Prabowo terlebih dahulu menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Putin selama kunjungannya. Ia juga menyinggung hubungan historis antara Indonesia dan Rusia yang telah berlangsung lebih dari 50 tahun.

"Bagi Indonesia Rusia adalah mitra yang sangat penting. Karena itu kami bangga dan gembira hubungan kita bisa meningkat menjadi kemitraan strategis tahun lalu," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, hubungan bilateral kedua negara menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam sektor ekonomi dan perdagangan. Indonesia, kata dia, terbuka untuk terus memperluas kerja sama dengan Rusia di berbagai sektor yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara.

Kehadiran Prabowo di Vladivostok juga disebut menjadi bagian dari upaya Indonesia mempererat hubungan dengan Rusia. Ia menilai, Forum Ekonomi Timur ke-11 dapat menjadi ruang strategis untuk membuka lebih banyak peluang kerja sama sekaligus memperkuat konektivitas antarnegara di kawasan.

"Forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di kawasan kita," ucap Prabowo.

Prabowo turut menyoroti posisi geografis Indonesia dan Rusia yang sama-sama memiliki keterkaitan dengan kawasan Pasifik. Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, konektivitas serta kerja sama di bidang maritim menjadi salah satu aspek penting dalam membangun hubungan bilateral yang lebih erat.

"Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita," ujar Prabowo.

Sementara itu, Putin menyambut baik kunjungan Prabowo ke Vladivostok. Presiden Rusia tersebut mengatakan pertemuannya dengan Prabowo merupakan pertemuan kedua antara keduanya. Menurut Putin, hubungan personal yang telah terbangun turut mencerminkan eratnya hubungan strategis kedua negara.

"Ini kali kedua kita bertemu dan saya sangat senang. Hubungan pribadi kita mencerminkan sifat strategis dari hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia," tegas Putin.

Putin juga menempatkan Indonesia sebagai salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Ia menilai, hubungan persahabatan kedua negara telah berlangsung dalam waktu panjang dan terus berkembang, termasuk melalui peningkatan aktivitas perdagangan.

"Indonesia merupakan salah satu mitra kunci bagi Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Kita telah menjalin hubungan persahabatan selama bertahun-tahun. Perdagangan antara kedua negara juga terus berkembang," tuturnya.

Putin mengungkapkan, volume perdagangan antara Rusia dan Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 12 persen pada tahun sebelumnya. Ia juga menyebut Komisi Bersama Rusia-Indonesia yang membidangi ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis terus menjalankan perannya dalam memperkuat hubungan kedua negara.

"Kami memberikan perhatian pada pengembangan kerja sama bilateral di bidang pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, dan energi, khususnya energi nuklir," urai Putin.

Selain kerja sama bilateral, Putin menyinggung perkembangan hubungan perdagangan antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia setelah ditandatanganinya perjanjian perdagangan bebas. Rusia dan Indonesia juga disebut terus berkolaborasi dalam berbagai forum multilateral, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kerangka ASEAN.

Putin berharap, pertemuan bersama Prabowo di Vladivostok dapat menghasilkan langkah konkret untuk memperluas hubungan kedua negara. Ia meyakini komunikasi tingkat tinggi tersebut mampu membuka peluang baru bagi penguatan kemitraan Indonesia-Rusia.

"Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru bagi hubungan bilateral antara kedua negara kita," pungkasnya.

EDITOR: Estu Suryowati