JawaPos.com - Viral rekaman zoom meeting Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kadisdik Kalteng) M Reza Prabowo, saat pembahasan libur sekolah atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan pihak sekolah yang dinaunginya.
Dalam pernyataannya, Reza menyatakan ketika sekolah diliburkan akan ada beberapa dampak yang menurut pandangannya kurang tepat, seperti berhentinya aktivitas dapur MBG.
“Ketika sekolah diliburkan, berpengaruh dengan dapur-dapur MBG. Bapak ibu saya harap punya kebijaksaaan juga,”ujarnya dilansir Kaltengpos (Jawa Pos Group), dikutip Selasa (1/9).
Selain dapur MBG, lanjut dia, kantin-kantin juga tidak produktif. Sebab, menurutnya, dampak ketika anak-anak dipulangkan, mereka yang harusnya belajar di rumah, malah pergi ke kafe-kafe.
Karena itu, pihak Disdik akan membuat surat edaran, masuk sekolahnya pukul 08.00.
“Kita yang pusing buk. Habis itu nanti ada orang tuanya segala macam,”ujarnya.
Usai viral, Gubernur Kalteng akhirnya menerbitkan surat edaran tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan Pada Satuan Pendidikan di Daerah Terdampak Asap Karhutla.
Baca Juga: Kisah Apes Koki MBG di Tuban: Diputus Gebetan Gelap, Ancam Sebar Video Intim hingga Berujung Bui
Poin penting dalam surat edaran yang dipublikasikan pada 30 Agustus malam itu, pembelajaran jarak jauh diberlakukan mulai 31 Agustus 2026 sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.
Orang tua diminta mengawasi putra dan putrinya selama PJJ di rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah. Surat edaran ini akan dievaluasi setiap 3 hari.