← Beranda
Wapres Gibran Ajak Mahasiswa UI ke NTT, Tengok Korban Gempa
Muhammad RidwanKamis, 20 Agustus 2026 | 21.33 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming bersama perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia menengok korban gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8). (Setwapres)

JawaPos.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bersama perwakilan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) menengok para korban gempa di Nusa Tenggara Timur.

Rombongan Wapres dan mahasiswa bertolak dari Jakarta menuju NTT hari ini, Kamis (20/8).

Kunjungan tersebut diakukan dalam rangka memastikan penanganan dan pemulihan pascabencana berjalan optimal di lapangan.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan keperluan di masa tanggap darurat mereka terpenuhi. 

Baca Juga: Kemenkes Bangun RS Lapangan di Ruteng NTT, Ada Ruang Operasi Darurat untuk Korban Gempa

Dalam kunjungan tersebut, Gibran meninjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Kabupaten Sikka, sebagai lokasi pertama peninjauan penanganan bencana di NTT.

ia hendak memastikan kebutuhan pendidikan anak-anak tetap menjadi perhatian pemerintah di tengah proses penanganan pascabencana yang melanda wilayah sekitar. 

Dalam kunjungannya ke SD Inpres LXXVI Wairklau yang saat ini difungsikan juga sebagai posko pengungsian, Gibran melihat kondisi sekolah dan berbincang dengan pihak terkait serta masyarakat yang berada di lokasi. 

Gibran juga menanyakan kepada para pengungsi apakah anak-anak telah memperoleh makanan yang cukup serta memastikan kondisi mereka dalam keadaan aman dan tidak mengalami luka.

“Anaknya sudah makan?” tanya Gibran.

Baca Juga: Kemendagri: Percepatan Pendataan Terdampak Gempa NTT Bisa Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi

“Anaknya enggak ada luka atau apa, kan? Luka enggak? Aman, ya?” lanjutnya memastikan.

Gibran juga menyerahkan sejumlah peralatan bayi kepada salah seorang ibu yang berada di lokasi.

“Bu, ini peralatan bayi, ya,” ujar Gibran.

“Makasih, Pak,” jawab ibu tersebut.

Melalui peninjauan ini, Gibran ingin memastikan bahwa perhatian pemerintah terhadap pendidikan tetap hadir di tengah situasi darurat. 

Baca Juga: Tim Garda Unair Tangani Korban Gempa NTT, Empat Pasien Jalani Operasi Tulang 

Pemulihan pascabencana diharapkan tidak hanya mengembalikan kondisi fisik fasilitas pendidikan, tetapi juga memastikan anak-anak dapat kembali belajar dengan aman, nyaman, dan memperoleh dukungan yang mereka butuhkan.

 

EDITOR: Bayu Putra