JawaPos.com - Program kerja Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka kerap menimbulan kontroversi. Namun untuk Cek Kesehatan Gratis (CKG) dinilai lebih memberi manfaat untuk rakyat.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Endang Tirtana pun mengapresiasi program tersebut. Menurut dia, program CKG mendorong pergeseran penekanan layanan kesehatan oleh negara.
"Selama ini banyak fokus pada pengobatan, kini menuju penguatan pencegahan dan deteksi dini,” kata Endang Tirtana pada Rabu (19/8).
Adapun program CKG disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR. Program yang sudah berlangsung sejak Februari 2025 telah menjangkau 108 juta orang, dengan layanan tersedia di 10.255 Puskesmas di 38 provinsi.
Baca Juga: Cegah Retinopati Diabetik, Kemenkes Siapkan CKG Diabetes Terintegrasi dengan Skrining Retina
Endang memandang perluasan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai langkah strategis untuk memperkuat budaya pencegahan dan deteksi dini di masyarakat. Pemeriksaan rutin memungkinkan faktor risiko dan penyakit ditemukan lebih awal, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan peluang komplikasi dapat ditekan.
Kebijakan itu memiliki manfaat ekonomi. Pada banyak kasus, semakin dini suatu penyakit terdeteksi dan ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah kondisi berkembang menjadi lebih berat, sehingga beban biaya bagi masyarakat maupun negara dapat ditekan.
“Maka dari itu, kami mendukung dan mengapresiasi Program Cek Kesehatan Gratis," tegasnya. Program CKG sebagai bagian dari upaya membangun sistem kesehatan yang lebih preventif, mudah diakses, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga: Kemenkes Sebut CKG dan Inovasi jadi Harapan dalam Mengeliminasi TBC
Ke depan, program itu disarankan perlu diperkuat dengan memastikan kualitas pemeriksaan, ketepatan tindak lanjut. Tidak hanya itu ketersediaan obat, layanan rujukan, dan integrasi data kesehatan. Sehingga menghasilkan manfaat optimal bagi seluruh rakyat.