JawaPos.com - TNI AU menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang menyebabkan kaca mobil milik warga pecah terkena puing flare pesawat tempur. Angkatan Udara memastikan menanggung seluruh biaya perbaikan kerusakan mobil tersebut.
Informasi terkait dengan peristiwa tersebut sempat beredar luas di media sosial. Dalam salah satu unggahan tampak kaca bagian depan sebuah mobil pecah. Lokasi kejadian berada di Kawasan Sabang, Jakarta Pusat (Jakpus). Pasca mendapat laporan terkait peristiwa tersebut, TNI AU langsung melakukan penelusuran.
Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, peristiwa tersebut terjadi saat pelaksanaan gladi kotor demo udara dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta.
”Kejadian tersebut telah ditindaklanjuti dengan menemui langsung pemilik kendaraan untuk mendengarkan keterangan serta melihat kondisi kerusakan pada kendaraan,” kata Nyoman pada Jumat (14/8).
Nyoman mengungkapkan bahwa TNI AU memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pemilik kendaraan akibat kejadian tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab, TNI AU menanggung seluruh biaya perbaikan kaca bagian depan mobil yang rusak.
”Proses perbaikan akan diselesaikan secara langsung bersama pemilik kendaraan hingga kendaraan kembali dalam kondisi baik,” ujarnya.
Beberapa hari belakangan, TNI AU memang tengah intensif berlatih. Mereka mematangkan demo udara HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Dalam atraksi tersebut, bakal terlibat puluhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik Angkatan Udara dan matra lainnya.
”Dalam pelaksanaannya, TNI AU melibatkan puluhan alat utama sistem senjata (alutsista), yang terdiri atas pesawat tempur, angkut, hingga helikopter,” kata Nyoman.
Menurut dia, kehadiran berbagai alutsista tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan kemampuan dan kesiapan TNI AU dalam menjaga wilayah udara Indonesia.
Baca Juga: Cara Daftar Upacara HUT ke-81 RI di Grahadi, Ada 4.000 Undangan Gratis
Selain itu, demo udara juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya termasuk helikopter milik Basarnas.
”Demonstrasi udara menjadi sarana untuk memperkenalkan kemampuan pertahanan udara Indonesia sekaligus menumbuhkan kebanggaan dan semangat nasionalisme masyarakat,” kata Nyoman.