← Beranda
Prabowo Pamer Capaian 21 Bulan: Masalah Puluhan Tahun Kita Selesaikan
Muhammad RidwanJumat, 14 Agustus 2026 | 18.06 WIB
Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan masa kepemimpinannya, dalam sidang tahunan MPR RI di kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (14/8). 

Dalam periode tersebut, Prabowo menyebut pemerintah mulai menangani berbagai persoalan bangsa yang selama ini dinilai kompleks dan sulit diselesaikan.

Dalam pidatonya, Prabowo mengenang momen ketika dirinya dilantik sebagai Presiden RI bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2024.

Ia menegaskan, sumpah jabatan menjadi landasan utama dalam menjalankan pemerintahan.

Baca Juga: 103 Anggota DPR dan DPD Absen di Sidang Tahunan MPR 2026

“Saya telah bersumpah akan menjalankan kepemimpinan negara dan bangsa dengan tulus dan jujur, mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, termasuk mereka yang tidak memilih saya, untuk menunaikan janji-janji yang telah saya ucapkan,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPD-DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Prabowo menjelaskan empat pedoman yang menjadi pijakan pemerintahannya dalam mengambil kebijakan.

Pertama, pemerintah berkomitmen menjalankan serta menjaga amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Kedua, pemerintah berupaya melindungi dan menjalankan kepentingan inti nasional yang vital atau the core and vital national interest.

Menurut Prabowo, hal tersebut juga mencakup pengelolaan kekayaan nasional agar manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya oleh masyarakat.

Baca Juga: Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati-SBY Absen

“Hal ini termasuk menjaga dan mengelola dengan sebaik-baiknya kekayaan bangsa Indonesia agar dapat sepenuhnya dimanfaatkan sepenuhnya untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Pedoman ketiga adalah mempercepat penyelesaian berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.

Sementara prinsip keempat, kata Prabowo, adalah memastikan setiap kebijakan pemerintah berorientasi pada kepentingan rakyat, termasuk generasi penerus.

dalam kesempatan itu, Prabowo kembali menyampaikan evaluasi atas pekerjaan pemerintah.

Ia menyebut masih terdapat banyak persoalan yang belum tuntas, namun sejumlah masalah kompleks sudah mulai ditangani.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Sidang Tahunan MPR, Disambut Muzani dan Sultan Najamudin

“Hari ini, 21 bulan sejak sumpah itu diucapkan saya kembali ke hadapan majelis ini, saya kembali menyampaikan apa yang telah kita kerjakan, apa yang mulai kita hasilnya dan apa yang masih harus kita selesaikan,” klaimnya.

Prabowo mengakui pemerintahannya belum mampu menyelesaikan seluruh persoalan bangsa.

Meski demikian, ia menilai keberanian dalam mengambil keputusan, kerja keras, serta orientasi terhadap kepentingan rakyat telah menunjukkan hasil awal.

Ia menekankan, capaian tersebut juga tidak terlepas dari kerja bersama berbagai elemen bangsa.

Prabowo menekankan pentingnya gotong royong dalam menghadapi persoalan yang selama puluhan tahun dianggap sulit.

Baca Juga: Prabowo Bakal Beberkan RAPBN 2027 di Sidang Tahunan MPR

“Masalah-masalah yang puluhan tahun dianggap sangat rumit atau terlalu rumit dapat kita mulai selesaikan. Saya tidak mengatakan selesai, saya mengatakan kita mulai selesaikan,” pungkasnya.

EDITOR: Bayu Putra