← Beranda
Prabowo Minta Nanik Tetap Berkontribusi di BGN, Istana Buka Peluang Masuk Dewan Pengarah
Muhammad RidwanKamis, 23 Juli 2026 | 21.55 WIB
Nanik S. Deyang resmi mundur menjadi kepala BGN. (BPMI Setpres)

JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto disebut meminta mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang tetap berkontribusi dalam penguatan program makan bergizi gratis (MBG), meski telah mengundurkan diri dari jabatannya karena alasan kesehatan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden menilai pengalaman Nanik masih sangat dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan BGN. Karena itu, muncul wacana menempatkan Nanik dalam struktur pengawasan atau pengarahan lembaga tersebut.

"Ya itu kan permintaan ya atau permohonan dari Bapak Presiden ya. Karena pengalaman beliau dirasa masih bisa untuk membantu BGN," kata Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7).

Baca Juga: Sepak Bola Indonesia Berduka, Pelatih Legendaris M Basri Meninggal Dunia di Usia 83 Tahun

Prasetyo menjelaskan, saat ini struktur organisasi BGN belum mengenal nomenklatur Dewan Pengawas. Dalam aturan yang berlaku, hanya terdapat Dewan Pengarah. Meski demikian, perbedaan istilah tidak menjadi persoalan selama fungsi yang dijalankan tetap sesuai kebutuhan.

Ia menyebut, Nanik berpeluang mengisi posisi di Dewan Pengarah apabila memang tidak terdapat nomenklatur Dewan Pengawas dalam struktur organisasi BGN.

"Nanti kita lihat ya. Kan sebenarnya maknanya bisa jadi kan sama ya. Dewan Pengarah maupun Dewan Pengawas dalam hal menjalankan tugasnya ya. Maksud kami mungkin kita tidak terjebak ke dalam istilah mana yang pengarah atau pengawas. Yang penting nanti fungsinya," ucap Prasetyo.

Baca Juga: OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Bank CIMB Niaga dan Tunjuk Tim Likuidator

Ia menambahkan, pemerintah akan menyesuaikan dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Presiden mengenai struktur organisasi dan tata kerja BGN.

"Kalau memang kemudian berdasarkan perpres itu sudah ada nomenklaturnya di situ SOTK-nya Dewan Pengarah dan kalau memang tugasnya itu kemudian sesuai juga dengan yang kita kehendaki, juga enggak ada masalah juga," jelasnya.

Sebelumnya, Nanik Sudaryati Deyang memutuskan mundur dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), pada Rabu (22/7). Keputusan itu disampaikan Nanik dengan alasan ingin menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

Keputusan Nanik disambut Prabowo dengan penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN. Sudaryono telah dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7).

EDITOR: Bintang Pradewo