JawaPos.com - Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman menanggapi isu yang menyebut Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono akan menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik Sudaryanti Deyang.
"Jadi gini, terlepas dari itu, Pak Sudaryono (orangnya) itu muda, cerdas, pintar, gesit, dan kolaborasinya sangat baik," tutur Amran setelah menghadiri acara ITS di Kampus Buncitan, Sidoarjo, Rabu (22/7).
Amran menilai Sudaryono sebagai figur yang memiliki kontribusi besar di Kementerian Pertanian. Ia mengaku sangat mengapresiasi peran Wamentan dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan.
Menurut Amran, capaian peningkatan ekspor hingga Rp 161 triliun dan penurunan impor sekitar Rp 40 triliun serta keberhasilan swasembada yang mendapat pengakuan adalah hasil kerja bersama, termasuk kontribusi Sudaryono.
"Itu karena ada Pak Sudaryono, dan saya bangga dengan beliau. Masalah pertanyaan Anda (isu Sudaryono menjadi Ketua BGN), sabar, kalau ada informasi tolong beritahu saya," ucapnya singkat sebelum masuk ke dalam mobil.
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Alasannya Ingin Berobat ke Luar Negeri
Belum genap 2 bulan menjabat, Nanik Sudaryati Deyang memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Kepala BGN. Keputusan ini disampaikan Nanik secara resmi dalam akun media sosial Facebook pribadinya, Rabu (22/7).
"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7) saya berangkat," kata Nanik dalam status di media sosial Facebook.
Nanik beralasan akan melakukan pengobatan ke luar negeri. Namun, ia tidak mengungkapkan rinci penyakit yang dideritanya tersebut.
"Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," imbuhnya.
Oleh karena itu, Nanik menyampaikan permohonan maaf karena memutuskan mundur dari jabatan Kepala BGN. Ia mengklaim keputusan itu didasari atas kepentingan kondisi kesehatannya.
"Saya sampaikan ke presiden dengan beribu maaf, saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," ujar Nanik.
Baca Juga: Nanik Deyang Diklaim Bongkar SPPG Bermasalah dan Kembalikan Dana Negara Saat Pimpin BGN
Asal-Usul Isu Sudaryono Akan Menjadi Kepala BGN
Nama Sudaryono santer diperbincangkan setelah Kepala BGN, Nanik S Deyang resmi mengundurkan diri. Dalam unggahan di media sosial, Nanik mengisyaratkan penggantinya adalah sosok yang ia sebut sebagai "adik" dan diyakini mampu meneruskan pembenahan serta penguatan di lembaga Badan Gizi Nasional (BGN).
"Insyaallah pengganti saya adalah 'adik saya' yang bisa saya jewer kalau misalnya terjadi hal-hal yang menyimpang," tulis Nanik dalam postingan tersebut.
JawaPos.com di Jakarta berupaya mengonfirmasi tentang pengganti Nanik ke internal Badan Gizi Nasional (BGN), namun hingga berita ini ditulis, belum ada respons dari lembaga tersebut. (*)