JawaPos.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengungkap isi pertemuan dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (13/7). Dalam kesempatan itu, Agus dan jajaran mengucapkan terima kasih kepada Sigit dan anak buahnya.
Lewat pertemuan itu, TNI dan Polri menegaskan soliditas dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Kedua institusi juga memperkuat sinergi untuk mendukung pelaksanaan program-program strategis pemerintah di bawah kendali Presiden Prabowo Subianto.
”Terima kasih juga atas sinergitas TNI-Polri yang selama ini telah dilaksanakan dan ke depan mari kita tingkatkan lagi sinergitas ini dengan beberapa kegiatan tentunya sesuai tugas pokok masing-masing dalam rangka untuk mempertahankan keutuhan wilayah,” kata Agus dalam keterangan resmi pada Selasa (14/7).
Menurut orang nomor satu di tubuh TNI itu, soliditas antara TNI dengan Polri merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan bangsa dan menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Dengan sinergi yang semakin erat, kedua institusi akan terus berdiri di garda terdepan mengawal kepentingan nasional.
Baca Juga: Kemenko Perekonomian Yakin Fundamental Ekonomi Indonesia Stabil, Layak Jadi Tujuan Investasi
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyatakan bahwa dalam pertemuan tersebut seluruh pejabat utama TNI hadir secara langsung, termasuk diantaranya para kepala staf. Pembahasan yang dilakukan tidak lain adalah silaturahmi kedua institusi.
”Silaturahmi biasa, tidak ada pembahasan dan tidak ada hubungan dengan isu-isu saat ini,” ujarnya.
Sementara Kapolri menyampaikan bahwa kedatangan dirinya bersama sejumlah perwira tinggi (pati) Polri ke Mabes TNI atas instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, TNI dan Polri harus memperkuat sinergi serta soliditas untuk memastikan keamanan dan menjaga kedaulatan Indonesia.
”Itu adalah kunci utama agar negara kita sebagaimana apa yang diharapkan oleh bapak presiden, terus bisa menjalankan program-program kebijakan dari bapak presiden. Dan itu semuanya bisa berjalan kalau TNI dan Polri solid,” terang dia kepada awak media pada Senin (13/7).
Jenderal bintang empat Polri itu menyatakan bahwa soliditas dan sinergi Polri dengan TNI harus terus dijaga karena ada pihak-pihak yang menginginkan kedua institusi tersebut terpecah-belah. Meski tidak menjelaskan secara terperinci, dia memastikan seluruh jajaran TNI dan Polri selalu solid.
”Jadi, di kesempatan ini tentunya kami bersama para pejabat utama dalam hal ini akan terus meningkatkan sinergitas, soliditas dengan TNI. Dan tentunya terkait dengan hal-hal yang mungkin harus dibicarakan, harus dikomunikasikan karena ada hal-hal yang mungkin berusaha untuk memecah belah TNI-Polri,” terang dia.
Baca Juga: Kiai di Jepara Haramkan Program MBG, Taj Yasin Maimoen Bilang Begini
Sigit memastikan, para pejabat di kepolisian terbuka untuk berkomunikasi dan berkoordinasi. Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa seluruh jajarannya terus melakukan penguatan sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam rangka mengawal serta menjaga NKRI dan seluruh program presiden.
”Kami sudah perintahkan kepada para kapolda dan kapolres untuk sama-sama menindaklanjuti arahan bapak panglima untuk juga menjaga sinergitas dan soliditas sehingga NKRI ini bisa kita jaga bersama, seluruh program bapak presiden bisa kita kawal untuk menuju Indonesia Maju,” ujarnya.