JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa banyak pihak yang menyusup menjadi maling di dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Karena itu, Ia meminta seluruh kepala daerah juga ikut mengawasi program MBG di wilayah masing-masing.
Hal itu disampaikan Prabowo saat pidato peresmian lima bendungan Indonesia yang terpusat di Lombok Barat, Jumat (10/7).
Ia memerintahkan seluruh Gubernur, Bupati, Camat, Hingga Kepala Desa untuk memeriksa seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Baca Juga: Uji Materi Anggaran Pendidikan untuk MBG di MK, Koalisi Guru Serahkan 3 Kesimpulan
"Kita mengerti dan kita sadar banyak juga yang nyusup ke tubuhnya MBG untuk jadi maling di situ. Maka saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa, boleh memeriksa semua dapur MBG," ungkapnya.
Jika ditemukan penyelewengan terhadap Program MBG, Prabowo meminta untuk melaporkannya langsung ke Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Bahkan, bila perlu lapor langsung kepadanya.
"Gampang. Lapor di TikTok, langsung kirim. Ting! Enggak usah susah-susah nomor telepon ini," tegas Prabowo.
Prabowo juga meminta aparat baik TNI dan Polri ambil bagian dalam mengawasi program MBG. Meski begitu, dia mengingatkan agar para aparat jangan sampai ikut bermain.
"Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa. Yang artinya baik. Jangan manggil-manggil mau ngerjain, jangan! Saya sudah lama jadi orang Indonesia. (Jangan) manggil-manggil minta setoran," jelasnya.
Baca Juga: Dikaitkan Kasus Korupsi dan TPPU yang Diusut Polri, Jampidsus Febrie Adriansyah Lanjut Usut MBG
Selain itu, Prabowo juga meminta masyarakat untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan MBG di lapangan.
"Rakyat awasi. Rakyat sekarang tidak bodoh. Rakyat punya gadget. Tapi memang ya, orang mau nyolong ada saja. Gue heran juga," pungkasnya.