← Beranda
Pantau Kasus Tewasnya 3 Calon Manajer Kopdes Merah Putih saat Latsarmil, Prabowo Sebut Pemerintah Janji Evaluasi
Muhammad RidwanJumat, 26 Juni 2026 | 22.55 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Setpres)

 

 

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto disebut memantau perkembangan kasus meninggalnya tiga peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang sedang mengikuti latihan dasar militer (Latsarmil).

Ketiga peserta tersebut dipersiapkan untuk menjadi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa laporan terkait insiden tersebut turut menjadi perhatian Presiden.

"(Presiden) Monitor semua dong," kata Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6).

Prasetyo memastikan, pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pelatihan apabila ditemukan prosedur yang perlu diperbaiki. Evaluasi juga akan mencakup kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam penyelenggaraan kegiatan.

"Kalau evaluasi jelas dong. Kan semua proses kan kita lakukan kalau ada misalnya salah prosedur, oh itu kita perbaiki. Dan kalau salah prosedur itu ada yang mengarah kepada hal-hal kelalaian, ya itu juga bagian dari evaluasi," ujarnya.

Meski demikian, hingga saat ini pemerintah belum menemukan indikasi adanya kelalaian yang menyebabkan meninggalnya tiga peserta tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa itu terjadi pada hari-hari awal pelaksanaan latihan.

"Saya rasa belum ya, karena kan itu kalau kami dengar laporan itu baru di hari pertama, hari kedua ya. Kita tentunya pertama kita menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam ya. Tapi, mari kita terus untuk memperbaiki gitu," jelasnya.

Terkait kemungkinan penghentian sementara program latihan dasar militer, Prasetyo belum dapat memberikan kepastian. Menurut dia, keputusan tersebut akan ditentukan setelah proses evaluasi selesai dilakukan. "Kita lihat hasilnya, ya," tuturnya. 

Sebagaimana diketahui, tiga peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang dipersiapkan menjadi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia.

Baca Juga: DPR Minta Latsarmil Manajer Koperasi Merah Putih Dievaluasi, Fokuskan Peningkatan Manajerial

Ketiga peserta bernasib malang itu terdiri atas Novia Rahmadhani, Anisa Muyassaroh, dan Yonanda Muhammad Taufiq. Mereka menjalani latsarmil di 3 satuan pendidikan berbeda. Di antaranya di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan, Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja, dan Satdik Pusbahasa Kodiklatau Jakarta. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan