← Beranda
Hadiri Penutupan Munas dan Konbes NU di Bangkalan, Prabowo Dapat Sambutan Hangat Nahdliyin
Muhammad RidwanSelasa, 23 Juni 2026 | 22.21 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama yang digelar di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Selasa (23/6). (Istimewa)

 

 

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada Selasa (23/6). Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menghadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan.

Kedatangan Prabowo disambut sejumlah tokoh penting PBNU. Tokoh itu antara lain Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.

Selain itu, hadir juga Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf dan Menteri Agama Nasaruddin Umar. Mereka menyambut kedatangan Prabowo dengan hangat di lokasi acara.

Prabowo tampil mengenakan safari berwarna khaki yang dipadukan dengan peci hitam. Setibanya di lokasi, ia menyempatkan diri menyapa dan menyalami warga nahdliyin yang telah menunggu kehadirannya.

Acara Munas dan Konbes NU menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi. Agenda ini persiapkan Muktamar ke-35 NU yang digelar Agustus nanti.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menjelaskan forum Munas dan Konbes ini jadi ajang silaturahmi. Forum itu juga persiapan menuju Muktamar ke-35 NU.

"Menuju Muktamar ke-35 yang Insyaallah akan kami laksanakan, pada 1-5 Agustus yang akan datang di tempat yang segera akan kami sepakati bersama," kata Gus Yahya.

Ia berharap seluruh rangkaian persiapan berjalan lancar dan mendapat dukungan warga NU maupun masyarakat luas. Harapannya, acara ini sukses dan membawa keberkahan.

Baca Juga: Sebut Polarisasi kian Vulgar, Boni Hargens Ungkap Pemicu Gaduh pada Era Pemerintahan Prabowo

"Mohon doa restu semoga Nahdlatul Ulama agar senantiasa hadir dan tetap menjaga, melestarikan, memelihara bangsa yang kita cintai ini," pungkasnya. (*)

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan