← Beranda
Prabowo Terima Kunjungan Presiden Jerman di Istana, Bahas Investasi hingga Ketahanan Energi di Tengah Ketidakpastian Global
Muhammad RidwanSenin, 15 Juni 2026 | 22.39 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6). (Bakom)

JawaPos.com - Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6). Pertemuan kedua kepala negara tersebut dinilai memiliki makna penting bagi hubungan bilateral Indonesia dan Jerman di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Prabowo menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Steinmeier ke Indonesia. Menurutnya, kedatangan Presiden Jerman menjadi simbol eratnya hubungan kedua negara yang selama ini terus terjalin dengan baik.

"Ini kehormatan besar bagi kami. Kunjungan kenegaraan ini memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia karena ini juga menunjukkan hubungan antara Jerman dan Indonesia yang sangat baik," kata Prabowo usai menerima kunjungan.

Baca Juga: Uruguay Terkendala Izin Terbang ke Amerika Serikat Jelang Lawan Arab Saudi, AUF Salahkan FIFA

Ia menilai, kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama kedua negara, terutama saat dunia menghadapi berbagai tantangan global yang dinamis.

"Kunjungan ini juga merupakan momentum penting di tengah dinamika global yang semakin penuh dengan ketidakpastian," ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Prabowo dan Steinmeier membahas berbagai sektor kerja sama yang akan terus diperkuat antara Indonesia dan Jerman. Fokus pembahasan meliputi bidang ekonomi, investasi, transisi energi, hingga pendidikan dan ketenagakerjaan.

"Penguatan dan keberlanjutan kemitraan Indonesia dan Jerman tentunya menjadi prioritas," ucap Prabowo.

Baca Juga: 7 Weton Ini Diprediksi Rezekinya Lancar, Seumur Hidup Jauh dari Kata Melarat Menurut Primbon Jawa

Selain membahas kerja sama strategis, kunjungan Steinmeier juga disebut menjadi awal menuju peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jerman pada 2027 mendatang.

Prabowo menyatakan, pembicaraan dengan Steinmeier juga menyoroti pentingnya peningkatan kerja sama di sektor perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

"Pada pertemuan hari ini, kita membahas penguatan kemitraan Indonesia-Jerman khususnya di bidang ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan," tutur Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan pentingnya hubungan Indonesia dengan kawasan Eropa, termasuk dukungan Jerman terhadap percepatan penyelesaian perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa atau Indonesia-European Union CEPA.

Lebih lanjut, Prabowo menyatakan komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan volume perdagangan dan investasi yang memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.

Baca Juga: Investor Global Makin Lirik Indonesia, Presiden Prabowo Minta Peluang Investasi segera Dieksekusi

"Saya menekankan pentingnya hubungan Indonesia dan Eropa dan kami berharap perjanjian Indonesia-European Union CEPA bisa mencapai kesimpulan substantif. Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian internal di Eropa sehingga dapat segera memberi manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara," pungkasnya.

EDITOR: Bintang Pradewo